Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

~ InspirAzis ~

Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Hi InspirAzers

Terima Kasih telah berkunjung ke blog InspirAzis. Besar harapan kami, semoga laman sederhana ini dapat memberi inspirasi bagi para InspirAzers. Tak lupa kami berharap komentar, saran, atau kritik dari yang membangun dari para InspirAzers.
Share:

Daftar Hari Besar di Indonesia

Kali ini admin akan berbagi informasi tentang Daftar Hari Besar di Indonesia Lengkap, bagi Sobat yang sedang mencari daftar hari besar dan penting di indonesia terbaru langsung saja berikut adalah daftar hari besar Nasional Republik Indonesia :


Bulan Januari

1 Januari: Hari Perdamaian Dunia
5 Januari: Hari Korps Wanita Angkatan Laut
15 Januari: Hari Peristiwa Laut dan Samudera
25 Januari: Hari Gizi dan Makanan
25 Januari: Hari Kusta Internasional


Bulan Februari

5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh
9 Februari: Hari Kavaleri
9 Februari: Hari Pers Nasional
14 Februari: Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA) / Hari Valentine
20 Februari: Hari Pekerja Indonesia
22 Februari: Hari Istiqlal
28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia


Bulan Maret

1 Maret: Hari Kehakiman Nasional
1 Maret: Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta
6 Maret: Hari Komando Strategis Angkatan Darat(Kostrad)
8 Maret: Hari Wanita / Perempuan Internasional
9 Maret: Hari Musik Nasional
10 Maret: Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi)
11 Maret: Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)
21 Maret: Hari Sindrom Down
22 Maret: Hari Air Sedunia
23 Maret: Hari Meteorologi Sedunia
24 Maret: Hari Peringatan Bandung Lautan Api
27 Maret: Hari Klub Wanita Internasional (bahasa Inggris:Women International Club Day- WIC)
29 Maret: Hari Filateli Indonesia
30 Maret: Hari Film Nasional

Bulan April

1 April: Hari Bank Dunia
1 April: Hari April Fool"s Day
6 April: Hari Nelayan Nasional
7 April: Hari Kesehatan Internasional
9 April: Hari Penerbangan Nasional
9 April: Hari TNI Angkatan Udara
12 April: Hari Bawa Bekal Nasional
15 April: Hari Zeni
16 April: Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
18 April: Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika
19 April: Hari Pertahanan Sipil(Hansip)
20 April: Hari Konsumen Nasional
21 April: Hari Kartini
22 April: Hari Bumi
23 April: Hari Buku
24 April: Hari Angkutan Nasional
24 April: Hari Solidaritas Asia-Afrika
27 April: Hari Permasyarakatan Indonesia


Bulan Mei
1 Mei: Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
1 Mei: Hari Buruh Sedunia
2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
3 Mei: Hari Surya
5 Mei: Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
11 Mei: Hari POM - TNI (?)
15 Mei: Hari Korps Resimen Mahadjaya/ Jayakarta (Menwa Jayakarta)
17 Mei: Hari Buku Nasional
19 Mei: Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional
21 Mei: Hari Peringatan Reformasi
29 Mei: Hari Keluarga
31 Mei: Hari Anti Tembakau Internasional


Bulan Juni
1 Juni: Hari Lahir Pancasila
1 Juni: Hari Anak-anak Sedunia
1 Juni: Hari Susu Nusantara
3 Juni: Hari Pasar Modal Indonesia
5 Juni: Hari Lingkungan Hidup Sedunia
15 Juni: Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN
17 Juni: Hari Dermaga
21 Juni: Hari Krida Pertanian
22 Juni: Hari Ulang Tahun Kota Jakarta (sejak tahun 1507 )
24 Juni: Hari Bidan Nasional
26 Juni: Hari Anti Narkoba Sedunia
29 Juni: Hari Keluarga Berencana
29 Juni: Hari Skateboard Sedunia


Bulan Juli
1 Juli: Hari Bhayangkara
1 Juli: Hari Buah
5 Juli: Hari Bank Indonesia
9 Juli: Hari Satelit Palapa
12 Juli: Hari Koperasi
15 Juli: Hari PT. Askes(Persero)
22 Juli: Hari Kejaksaan
23 Juli: Hari Anak Nasional
23 Juli: Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI)
29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara
31 Juli: Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati


Bulan Agustus
5 Agustus: Hari Dharma Wanita Nasional
8 Agustus: Hari Ulang Tahun ASEAN
10 Agustus: Hari Veteran Nasional
10 Agustus: Hari Kebangkitan Teknologi Nasional
12 Agustus: Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)
13 Agustus: Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
14 Agustus: Hari Pramuka
17 Agustus: Proklamasi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
18 Agustus: Hari Konstitusi Republik Indonesia
19 Agustus: Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus: Hari Maritim Nasional
24 Agustus: Hari Pertelevisian Nasional


Bulan September

1 September: Hari Polisi Wanita (Polwan)
4 September: Hari Pelanggan Nasional
8 September: Hari Aksara
8 September: Hari Pamong Praja
9 September: Hari Olahraga Nasional
11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
11 September: Hari Peringatan Serangan 11 September 2001
17 September: Hari Perhubungan Nasional
24 September: Hari Tani
26 September: Hari Statistik
27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
28 September: Hari Kereta Api
28 September: Hari Hak Untuk Tahu
29 September: Hari Sarjana Nasional
30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965


Bulan Oktober
1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila
2 Oktober: Hari Batik Nasional
3 Oktober: Hari Arsitektur Dunia-World Architecture Day UIA
5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
8 Oktober: Hari Tata Ruang Nasional
9 Oktober: Hari Surat Menyurat Internasional
10 Oktober: Hari Kesehatan Jiwa
15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia
16 Oktober: Hari Pangan Sedunia
24 Oktober: Hari Dokter Nasional
24 Oktober: Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
27 Oktober: Hari Listrik Nasional
27 Oktober: Hari Blogger Nasional
28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda
30 Oktober: Hari Keuangan


Bulan November
3 November: Hari Kerohanian
5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
10 November: Hari Pahlawan
10 November: Hari Ganefo/diabetes
12 November: Hari Ayah Nasional
12 November: Hari Kesehatan Nasional
14 November: Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
14 November: Hari Diabetes Sedunia
21 November: Hari Pohon
22 November: Hari Perhubungan Darat
25 November: Hari Guru
28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia
29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)


Bulan Desember
1 Desember: Hari AIDS Sedunia
4 Desember: Hari Artileri
3 Desember: Hari Cacat
9 Desember: Hari Armada
10 Desember: Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember: Hari Transmigrasi
13 Desember: Hari Nusantara
15 Desember: Hari Infanteri
19 Desember: Hari Bela Negara
20 Desember: Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional
22 Desember: Hari Ibu Nasional
22 Desember: Hari Sosial
22 Desember: Hari Korps Wanita Angkatan Darat( KOWAD )
25 Desember: Hari Natal

Demikian info Daftar Peringatan Hari-Hari Besar di Indonesia.

Semoga bermanfaat.
Share:

Memproduktifkan PC Tablet.

Menjelang tidur gini, rasa-rasanya sulit untuk memejamkan mata. Entah kenapa gerangan. Mungkin karena banyak berfikir. Berfikir sesuatu yang terkadang tidak jelas. Namun aku berusaha berfikir sesuatu yang dapat mendatangkan manfaat seperti berfikir tentang masa depan. Untuk menghilagkan lamunan-lamunan yang tidak terarah, aku mencoba menuli sesuatu yang semoga dapat menginspirasi pembaca InspirAzis.
Hari Jum'at kemarin, tepatnya tanggal 21 Nopember 2014, saya bersama istri membeli PC Tablet baru. Uangnya bersumber dari penjualan HP LG L3 dan Hard Disk eksternalku yang baru saja aku jual kembali. Merek dari PC Tablet tersebut adalah Lenovo seri A7-50 A3500 seharga Rp. 1.450.000,-. PC Tablet tersebut aku beli karena harganya lebih murah dari pasaran dan sejak lama memang aku menginginkan untuk memiliki sebuah PC Tablet. Tanpa berfikir panjang aku langsung membelinya karena di Tabloid Pulsa saja aku lihat harganya hampir Rp. 2 jt.
Pada umumnya orang-orang mengguakan PC Tablet untuk alat komunikasi. Namun tidak sedikit yang membelinya hanya untuk bermain game dan sesekali untuk baca. Sepertinya salah besar kalau kita memanfaatkan PC Tablet hanya untuk itu. Aku sendiri ingin memproduktifkan PC tablet yang baru saja aku beli, terutama untuk menulis. Bakat menulis yang selama ini aku miliki hampir saja terkubur. Aku tidak ingin itu terjadi. Oleh karenanya dengan adanya PC Tablet ini, aku akan berusaha mengasah kembali kemampuan menulis yang aku miliki agar lebih tajam.
Di beberapa kesempatan, terkadang muncul ide-ide bagus. Namun karena tidak diikat dengan tulisan maka ide itu bisa hilang. Biasanya alasan kita karena repot menulis di buku atau malas buka komputer/laptop. Oleh karena itu, dengan PC Tablet yang saya miliki maka tidak ada lagi alasan sehingga tidak menulis. Ide yang baru muncul tentu dapat segera ditulis tersebut agar tidak lenyap begitu saja. Dan PC Tablet yang terkoneksi dengan internet akan mempermudah kita untuk mempublikasikan ide yang kita miliki. Misalnya dengan menuliskannya di blog atau di jejaring sosial lain.
Di malam menjelang tidur seperti ini, saya mencoba memulai itu dengan membuat catatan singkat ini dari kemudahan memilki sebuah PC Tablet. Saya kira ide ini juga cukup inspiratif dari pada kita mengunakan PC Tablet hanya untuk bermain game. Cara paling ampuh agar kita tidak main game dari PC Tablet adalah dengan membuang semua permainan yang terinstal di PC Tablet dan tidak mendownloadnya kembali. Semoga PC Tablet yang kita miliki dapat kita produktifkan sehingga orang lain yang membaca tulisan kita dapat mengambil manfaat darinya.
Bukit Kencana, 24 Nopember 2014.
Pkl, 00.05 Wib.
Share:

Oh My Bone, Segera Sembuh Ya.

Sebulan yang lalu, tepatnya pada hari Ahada tanggal 21 September 2014, aku mengalami kecelakaan di sekitar jalan arteri Soekarno Hatta Semarang. Kecelakaan tersebut terjadi di siang hari setelah kembali dari sebuah rencana pertemuan dengan teman-teman yang tidak jadi di kampus Univ. Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang. Meski sudah satu bulan, namun tulangku terutama bagian bahu dan siku-siku masih belum sembuh total. Aku yakin kecelakaan yang menimpa itu merupakan bentuk kasih sayang yang Allah SWT berikan kepadaku agar aku senantiasa mengingat Dia.

Kecelakaan tersebut terjadi antara diriku dan kendaraan roda dua yang lain yang sedang ingin menyeberang. Karena peunjuk di jalan tersebut menunjukkan jalan terus bagi yang lurus, maka aku jalan terus. TIdak disangka dari arah kiri ada kendaraan yang mau menyeberang dan aku tidak lihat dan aku juga tidak menyangka lampu menunjukkan merah bagi kendaraan yang masuk ke jalan woltermongonsidi. Karena kaget, aku tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak kendaraan tersebut tetapi malah aku yang terjatuh. Sedangkan lawan kecelakaan tidak apa-apa. Akibat kecelakaan tersebut, aku dibawa ke klinik terdekat dan mendapat perwatan terutama untuk luka-luka lecet.

Pada saat kejadian, ada luka-luka lecet di bagian kaki, lutut, dan siku. Alhamdulillah langsung diobati dan sekarang sudah sembuh. Namun yang sangat aku tidak duga adalah, ternyata tulang bagian bahuku kiriku ada yang patah, dan retak di bagian dada dan masih terasa nyeri sampai sekarang. Hal itu baru aku ketahui setelah sekitar satu pekan setelah kejadian tersebut.

Sore hari setelah kejadian, aku memang langsung dijemput oleh mertua untuk diurut di Kendal. Dan pada malam hari kejadian tersebut langsung diurut oleh orang yang biasa mengurut orang yang keseleo akibat jatuh. Dua hari kemudian aku masih diurut oleh orang yang sama. Karena merasa agak sedikit baikan aku kembali ke semarang.

Kondisiku belumlah sembuh total sehingga aku direkomandasikan oleh rekan kerjar ke tukang urut yang ia kenal. Dan aku langsung ke sana bersama istri dengan harapan mungkin tukang urut ini lebih ahli. Sungguh tidak disangka, pijitannya sangat sakit sampai aku hampir mau menangis. Namun tetap bertahan, berharap supaya segera sembuh.

Beberapa hari kemudian ternyata tulang bagian bahu masih terasa sakit, dan kali ini bertambah. Di dada pun terasa sakit. Sang istri mengajakku untuk urut kembali. Namun karena sakit, aku masih belum mahu. Sehingga akhirny muncul inisitif untuk ke dokter dan supaya di rontgen. Sungguh tidak aku sangka ternyata hasil rontgen menunjukkan bahwa tulang bahu kiriku ada yang patah. Sang dokter menyarankan agar aku ceck kembali di bagian bedah tulang karena sepertinya patahan tersebut harus dioperasi dan disambung menggunakan kawat.

Setelah berkonsultasi dengan keluarga maka mereka tidak setuju untuk bedah tulang, tetapi lebih menyarankan berobat di sangkal putung (dukun patah). Aku dijemput lagi oleh mertua untuk berobat ke sangkal putung di Kendal. Pak Andi, namanya. Dia adalah ahli dukun patah yang cukup terkenal di daerah kecamatan Pegandon, Kendal. Sekilas aku melaihat tempat perawatannya juga cukup professional. Akhirnya aku pun setuju untuk berobat di tempat ini.

Aku menunjukkan hasil rontgen tulangku yang kelihatan sudah tidak menyatu lagi. Pak Andi tersebut menyatakan bahwa tulangku yang patah tersebut insya Allah bisa sembuh. Aku segera dibawa ke ruang urut oleh anaknya yang katanya telah diajari untuk megurut. Menurut Pak Andi tersebut, dia biasa mengurut pasien yang sudah cukup parah. Sedangkan aku, menurut ukurannya belumlah parah banget. Dan aku segera diurut sang anak. Sambil mengurut, aku juga dikasih tahu beberapa bagian tulangku yang perlu dibenari. Terutama di bagian dada yang mengalami keretalan.

Aku sudah dua kali urut ke Pak Andi. Hasilnya lumayan. Sekarang aku sudah mulai bisa beraktvitas meskipun belum sembuh total. Menurutku wajar, karena menurut penuturan sebagian orang bahwa kalau patah tulang atau retak memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sembuh. Pak Andi sendiri tidak bisa menjamin berapa lama untuk bisa sembuh. Namun salah satu bentuk profesionalisme beliau, bahwa untuk tarif pengobatan, biasanya beliau menentukan terlebih dahulu berapa yang harus dibayar sampai nanti sembuh total. Seperti halnya aku yang ditarif Rp. 300.000 sampai sembuh. Tidak terbatas berapa kali berobat. Dan biasanya melakukan pengontrolan kembali setelah tujuh atau sepuluh hari. Kendati demikian ada juga pasien yang berobat ke sana dan membayar seikhlasnya.

Setelah melakukan ikhtiar baik di medis dan pengobatan alternatif, sekarang tinggal tawakkal berharap Allah SWT segera member kesembuhan pada tulangku yang masih belum sembuh total ini. Sehingga nanti aku bisa beraktivitas seperti biasanya. Oh My Bone, Segera Sembuh Ya.

Semarang, 19 Oktober 2014.

Share:

Antara Semarang dan Medan


Tidak terasa sudah sembilan tahun aku tinggal di Semarang sejak pertama sekali menginjakkan kaki di Kota Atlas ini pada bulan September 2005 silam. Sudah terlalu lama rasanya aku jauh dari keluarga. Sungguh dulu tujuan utamaku ke Semarang adalah untuk melanjutkan pengembaraan ilmu setelah menyelesaikan pendidikan di MA Darularafah, Deli Serdang - Sumatera Utara. Alhamudlillah apa yang aku tuju dulu sudah tercapai bahkan melebihi dari yang aku inginkan. Sekarang aku telah menyelesaikan pendidikan S2 Ilmu Lingkungan di Universitas Diponegoro, Semarang. Selain itu aku juga telah menikah dan memiliki pekerjaan yang cukup di Semarang.
Namun, akhir-akhir ini aku sedikit agak bimbang memikirkan apa yang harus aku putuskan, antara tetap di Semarang atau kembali ke Medan. Sebelumnya aku tidak pernah berfikir untuk bekerja dan menikah di Semarang, tapi ternyata taqdir berkata lain. Tapi, aku tentu tidak bisa mengabaikan keluarga dan tujuanku. Tujuanku dulu hanyalah menuntut ilmu. Kalau sudah selesai berarti saatnya kembali.
Tapi sekarang kondisinya tidak semudah itu. Aku sekarang sudah memiliki istri orang semarang yang tentu harus juga dirundingkan dengan keluarga yang ada di sini. Di samping itu, aku juga telah bekerja di lembaga pendidikan yang tidak mungkin ditinggal begitu saja. Apalagi aku memiliki amanah yang cukup fital di lembaga tersebut yaitu sebagai kepala.
Akhir-akhir ini tarikan untuk kembali ke Medan cukup kuat. Keluarga khususnya kedua orang tua sering menanyakan tentang kepulangan saya ke Medan. Dan ayah khususnya semakin semakin sering meminta saya untuk pulang. Terutama dalam satu bulan ini, setelah kemarin aku mengalami kecelakaan dan patah tulang. Qadarullah ternyata beberapa hari sebelumnya ayah juga mengalami kecelakaan. Untuk kondisiku sendiri pada saat ini sudah membaik meski belum sembuh total. Namun kondisi ayah masih belum pulih dan katanya sulit untuk jalan. Karena itu aku sangat ingin segera pulang untuk merawat orang tua, khususnya ayah yang sekarang dalam kondisi yang kurang sehat dan usianya yang sudah sepuh yaitu lebih 80 tahun. Demikian juga ibu yang sudah berusia 70 tahun lebih.
Namun di Semarang juga tidak bisa ditinggal begitu saja. Selain masalah pekerjaan, istriku juga masih dalam pengerjaan tesisinya di Magistrer Ilmu Administrasi Publik, Universitas Diponegoro dan dia juga salah satu karyawan di tempatke bekerja. Aku akan berusaha menyelesaikan urusan ini semua. Menyelasikan urusan pekerjaan dan perkuliahan istriku sampai segalanya benar-benar siap. Istri selesai kuliah dan ada yang siap menggantikan kami di kantor.
Aku hanya berdoa memohon kepada Allah semoga Dia memudahkan segala urusan dan memberi kesehatan serta umur yang penjang sehingga bisa segera kembali ke Medan dan berbakti kepada keluarga, khususnya orang tua. Amiin...
Semarang, 17 Oktober 2014.
Share: