Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

~ InspirAzis ~

Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Simbol Peradaban yang Pertama Adalah Kokohnya Bangunannya, Tapi Ada yang Lebih Penting dari Itu

Catatan Kajian ZOOM 1DOA SIDAQ
Senin, 20 November 2023
Pemateri: Ustadz Kiki Supardi

Simbol peradaban yang pertama adalah dilihat dari kokohnya bangunannya. Namun yang lebih penting dari itu adalah membangun manusianya

Kerajaan ottoman, kerajaan pertama turki yang dipimpin oleh sultan Al-Ghazzi (mehmet I)

"Untuk mewujudkan hal-hal hebat, orang tidak hanya harus bertindak, tapi juga bermimpi, tidak hanya berencana, tapi juga meyakini"

Ayyub alanshori hidup dizama rosul, adalah sahabat yang ketika rosul datang ke madinah semua orang madinah berbondong-bondong untuk menawarkan nginah dirumahnya. Sehingga ketika ontanya rosul berhenti, yaitu didepan rumahnya Rosulullah.

Ayyub al-anshori umur 80 tahun ikut ekspedisi Konstatinopel. Sehingga diumur 80 tahun saja masih berjuang, masyaAllah

Saat ini kita diserang sunami informasi. Dulu kita yang nyari informasi, kita yang searching.

Tapi sekarang informasi itu yang ngejar kita.

Sehingga membuat kita untuk memilih mana yang benar dan tidak benar. Maka cerdaslah dalam memilih informasi

Orang yang masih bingung memilah informasi, adalah orang yang masih bingung dia mau jadi apa

Semua harus punya daya juang, punya visi

Istilah jepang "iki gay" Dalam filosofi jepang untuk keseimbangan karir dalam hidup
1. Bidang yang kamu sukai
2. Bidang yang sedang dibutuhkan dunia

Cara menemukan passion dalam diri
1. Evaluasi
2. Identifikasi
3. Tentukan

*QS. Taha:131*

وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ اِلٰى مَا مَتَّعْنَا بِهٖٓ اَزْوَاجًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ەۙ لِنَفْتِنَهُمْ فِيْهِ ۗوَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَّاَبْقٰى

Janganlah sekali-kali engkau tujukan pandangan matamu pada kenikmatan yang telah Kami anugerahkan kepada beberapa golongan dari mereka (sebagai) bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.

Maka fokuslah pada diri sendiri, fokus belajar, terus semangat. ***
Share:

Tiga Sebab yang Menyebabkan Tercabutnya Keberkahan dari Kehidupan Seseorang. Simak Penjelasnnya

Catatan Kajan ZOOM 1DOA SIDAQ
Sabtu, 18 November 2023

Tiga Sebab yang Menyebabkan Tercabutnya Keberkahan dari Kehidupan Seseorang. Simak Penjelasnnya.
Pemateri: Ust. Muhammad Adi Abdillah

1. Durhaka kepada orang tua
Salah satu dosa yang langsung Allah balas di dunia.
Dia memiliki segalanya, namun saat dia durhaka, maka dia tidak akan bisa berhasil.

Ridho Allah tergantung ridho orang tua dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua. Contoh bentuk durhaka adalah ketika anak berkata 'ah' kepada orang tua.

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. (QS. Al-Isra': 23)

Level-level Durhaka
a. Ngomong "sebentar" kepada ibu bapak Menunda panggilan orang tua sama dengan menunda rezeki Allah.
b. Mengerutkan dahi, memasang wajah cemberut di hadapan orang tua
Di depan orang tua tidak boleh memasang wajah yang cemberut, masam, dll.
c. Ngomong "ah" kepada orang tua
d. Pelit dan perhitungan kepada orang tua
e. Membantah dan membentak orang tua

Kalau ada ibu atau bapak takut pada anaknya, maka bisa dipastikan 100% anaknya adalah anak yang durhaka. Jika sudah durhaka, jangan pernah berharap pintu surga dibuka.

2. Jauh dari Orang Sholeh
Suatu keberkahan Allah cabut karena jauh dari orang sholeh.
Barang siapa yang mengunjungi orang sholeh maka die seperti mengunjungi Rasulullah. Barang siapa yang menjabat tangan orang sholeh, maka seakan-akan menjabat tangan Rasulullah.

Dahulu para sahabat selalu rebutan untuk bersalaman ke nabi muhammad SAW. Nabi mengatakan, “barang siapa selama dunia pernah berkumpul dengan ku maka kelak dia akan berkumpul dengan ku di surga.”

Penting bagi kita memuliakan orang-orang sholeh, karenan banyak keuntungan dan keberkahannya. Orang-orang sholeh ahli ilmu adalah pewaris Nabi.

Barangsiapa memuliakan orang sholeh maka dia berati memuliakan aku kata nabi dan barang siapa yang memuliakan aku kata nabi maka dia memuliakan allah

Guru yang seperti apa yang harus kita ikuti? Yaitu, di mana ketika kita di dalam majelisnya membuat hati tenang. Guru yang baik ialah yang mengajarkan bagaimana memiliki akhlak yang baik

Bagaimana bisa ingin anak menjadi anak Sholeh, jika anak saja tidak dibawa bertemu dengan orang Sholeh. Ilmu bisa di dapatkan dari mana saja, tapi tidak semua guru mengajarkan akhlak.

3. Memakan Makanan yang Haram
Satu sendok makanan haram masuk ke perut kita, maka 40 hari 40 malam, maka doa-doa kita tidak akan diterima oleh Allah.

2. Cara agar doa mustajab:
1. Yakin doa di kabulkan oleh Allah
2. Jaga makanan yang halal masuk ke dalam perut. ***
Share:

Jagalah Allah, Allah Menjagamu

Catatan Kajan ZOOM 1DOA
Kamis, 16 November 2023

Jagalah Allah, Allah Menjagamu
Pemateri: Ustadz. DR. Arif Alamsyah

Jika ingin dijaga Allah, maka kita harus menjaga Allah.
Abdullah bin Abbas, sahabat dan sepupu Rasulullah dikenal sebagai orang yang pandai. Beliau pernah didoakan langsung oleh Rasulullah sebagai orang yang fakih dan bisa mengausi ilmu takwil.

Rasulullah pernah menasihati Abdullah bin Abbas, "Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kau dapati Dia di hadapanmu. Jika engkau hendak meminta, mintalah kepada Allah, dan jika engkau hendak memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah, seandainya seluruh umat bersatu untuk memberimu suatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan andaipun mereka bersatu untuk melakukan sesuatu yang membahayakanmu, maka hal itu tidak akan membahayakanmu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.”

Kita tidak perlu khawatir terhadap apa yang terjadi pada kita, karena itulah yang ditetapkan oleh Allah kepada kita.

Bentuk menjaga hak Allah, syarat agar di jaga oleh Allah.
1. Menjaga sholat,
2. Menjaga bersuci (wudhu)
3. Menjaga kepala dan perut. Kepala: Menjaga penglihatan, pendengaran, dan lisan dari maksiat. Perut: Menjaga apa yang ada di dalamnya (perut) seperti hati. Jangan sampai adanya penyakit hati; riya', sombong, iri, dengki, kufur nikmat, dll. Kemudian menjaga dari makanan yang haram.
4. Menjaga lisan dan kemaluan
5. Menjaga ilmu agama

Bentuk Penjagaan Allah:
1. Di jaga dari gangguan makhluk, baik dari manusia, binatang, dll. Bagi manusia, ada malaikat yang secara bergiliran menjaga dari depan dan belakang. Firman Allah,

لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ

Baginya (manusia) ada (malaikat-malaikat) yang menyertainya secara bergiliran dari depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (ar-Ra’du: 11)

2. Menjaga kekuatan di masa tuanya
3. Dijaga keturunannya

وَاَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلٰمَيْنِ يَتِيْمَيْنِ فِى الْمَدِيْنَةِ وَكَانَ تَحْتَهٗ كَنْزٌ لَّهُمَا وَكَانَ اَبُوْهُمَا صَالِحًا ۚفَاَرَادَ رَبُّكَ اَنْ يَّبْلُغَآ اَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِّنْ رَّبِّكَۚ وَمَا فَعَلْتُهٗ عَنْ اَمْرِيْۗ ذٰلِكَ تَأْوِيْلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَّلَيْهِ صَبْرًاۗ ࣖ

Dan adapun dinding rumah itu adalah milik dua anak yatim di kota itu, yang di bawahnya tersimpan harta bagi mereka berdua, dan ayahnya seorang yang saleh. Maka Tuhanmu menghendaki agar keduanya sampai dewasa dan keduanya mengeluarkan simpanannya itu sebagai rahmat dari Tuhanmu. Apa yang kuperbuat bukan menurut kemauanku sendiri. Itulah keterangan perbuatan-perbuatan yang engkau tidak sabar terhadapnya. (Al-Kahfi: 82)

Keuntungan orang Sholeh, akan dijaga keturunannya. Apabila seorang mukmin meninggal, akan Allah jaga anak keturunannya. Kesholehan anak tergantung kesholehan orang tua.

4. Menjaga agama dan imannya
Balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya (Ibn Rajab Al Hambali)

Ketika kita bermaksiat, maka akan berdampak pada lingkungan dan orang sekitar kita. Maka jagalah kebaikan yang Allah berikan.***
Share:

Surat Cinta untuk Kembali ke Surga

Catatan Kajan ZOOM 1DOA
Rabu, 15 November 2023

Surat Cinta untuk Kembali ke Surga
Pemateri: Ustadz. Gema Sakti

Pada hakikatnya kita adalah penduduk surga.

وَقُلْنَا يٰٓاٰدَمُ اسْكُنْ اَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلَا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَاۖ وَلَا تَقْرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوْنَا مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

Dan Kami berfirman, “Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di dalam surga, dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, nanti kamu termasuk orang-orang yang zalim!” (Q.S. 2: 35)

Setan membisikan dan menggoda Adam untuk melanggar perintah Allah

فَوَسْوَسَ اِلَيْهِ الشَّيْطٰنُ قَالَ يٰٓاٰدَمُ هَلْ اَدُلُّكَ عَلٰى شَجَرَةِ الْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلٰى

Kemudian setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya, dengan berkata, “Wahai Adam! Maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian (khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa?” (Q.S. 20: 120)

Bumi adalah tempat hukuman dan ujian bagi manusia. Namun, manusia diciptakan untuk menjadi Khalifah di bumi.

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ ِانِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Q.S. 2: 30)

Agar manusia kembali kepada Allah dan menjadi penduduk surga, maka Allah menurunkan surat cinta-Nya sebagai petunjuk dan pedoman bagi hamba-Nya.

1. Zabur kepada Nabi Daud a.s.
2. Taurat kepad Nabi Musa a.s.
3. Injil kepada Nabi Isa a.s.
4. Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW.

Ketika petunjuk ini kita jalankan, maka akan menjadi penerang di dunia dan akhirat.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur. (Q.S. 2: 185)

Dari setiap apa yang diberitakan di dalam al-Qur'an, maka cepatlah untuk mengambil dan menjalankannya. Cintailah al-Qur'an dan jangan pernah ragu kepadanya, karena terdapat banyak keajaiban apabila kita mendalaminya.

Setiap kejadian ada di dalam al-Qur'an.

Puncak dari petunjuk adalah keindahan. Agar keindahan itu bisa kita dapatkan dan menjadi sebuah akhlak.

1. Cinta kepada al-Qur'an.
2. Tingkatkan taqwa kepada Allah, meninggalkan segala maksiat.

Sungguh-sungguh bertaubat bukan hanya tentang menjalankan perintah Allah tetapi juga tentang meninggalkan apa yang di larang oleh Allah serta berjanji untuk tidak akan mengulanginya kembali.

Allah selalu mengawasi kita. Puncak dari surat Allah yaitu semua akan indah. Seorang anak akan berakti kepada orang tua nya. Tidak ada yang sulit, tidak ada yang galau. Hidup ini butuh akhlaq, butuh adab.

Adab itu didapatkan dari proses pendidikan, maka kita harus selalu meningkatkan ibadah. ***


Share:

Mengundang Pertolongan Allah dalam Kehidupan

Catatan Kajan ZOOM 1DOA
Selasa, 14 November 2023

Mengundang Pertolongan Allah dalam Kehidupan
Pemateri: Ustadz. Dimas Ari Mukti

Rezeki bukan hanya tentang harta, ketika kita bisa ikut majelis di pagi ini, itulah rezeki yang sesungguhnya. Sejatinya, apa-apa yang terjadi di atas muka bumi ini adalah atas izinnya Allah.

Bantu palestina dengan doa, harta, dan boikot produk pro Israel. Ambil hikmah spirit semut yang menolong nabi Ibrahim dari kobaran api.

Apakah kita perlu pertolongan Allah? Tentu saja, sangat perlu. Karena, hanya Allah saja yang bisa menyelesaikan segala urusan kita.

Anugerah sesungguhnya bukan ketika mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi ketika kita semakin dekat dengan Allah. Musibah yang sesungguhnya adalah Ketika kita semakin lupa dengan Allah.

Ada beberapa dosa yang menutup pintu rezeki.
1. Syirik
2. Zina
3. Memakan harta haram
4. Khamr
5. Ghibah

Ketika kita tersandung di dosa-dosa ini maka harus memperbaiki diri. Yang mahal dari memperbaiki diri adalah PROSESNYA.

Ustadz Salim A Fillah tentang بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ , apa bedanya pengasih dan penyayang? DIKASIH ITU BELUM TENTU DI SAYANG, TAPI DI SAYANG SUDAH PASTI DI KASIH. Allah tahu apa yang terbaik untuk kita dan apa yang kita butuhkan.

Jangan bangga ketika dikasih, karena ada orang-orang yang ketika dikasih merasa bangga dan dimuliakan. Ada orang yang selalu dikasih oleh Allah, namun ibadahnya lalai. Inilah istidraj. SEMAKIN LALAI IBADAH, SEMAKIN DI BUKAKAN PINTU KESENANGAN.

KARUNIA yang sesungguhnya ketika dekat dengan Allah, sedangkan MUSIBAH yang sesungguhnya adalah ketika jauh dengan Allah.

Allah yang paling tahu yang terbaik untuk kita. Karena itu, jangan pernah berburuk sangka dengan Allah. Selalu perbaiki hubungan dengan Allah.

Amanah-amanah kecil adalah tes dari Allah sebelum mendapatkan amanah-mamanah besar.

7 Cara Mengundang Pertolongan Allah.

1. Memperbaiki hubungan dengan Allah
Datang kepada Allah bukan karena punya masalah tapi karena rasa syukur. Hindari 10 dosa besar.

2. Memperbaiki hubungan dengan sesame manusia
Baik itu orang tua, pasangan, anak, tetangga dll

3. Luaskan niat
Allah belum titipkan rezeki besar, karena kita tak ada alasan untuk apa rezeki yang diberikan oleh Allah.

4. Ikhtiyar iman maksimal
Totalitas dan maksimal di jalan dakwah. Adapun hasil jangan memaksa Allah.

5. Baik sangka
Allah tidak memanggil orang yang mampu. Tapi Allah memampukan yang Allah panggil. Uang memang penunjang tapi bukan segalanya.

6. Total bersyukur
Tanpa syarat, tanpa kalau, bersyukur walaupun …

7. Buka dengan pintu Amal
Sehat dan waktu luang yang sering kita lalaikan ***
Share: