Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

~ InspirAzis ~

Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Nulis Bareng: Lezatnya Iman


Hai teman-teman!
Selamat menunaikan ibadah ramadhan:)

Ada yang mau nulis bareng lagi?
Yuk tulis pengalaman spiritualmu saat sempat mencicipi rasa manis dan lezatnya iman.

Tulis dan bagikan dalam buku antologi bersama. Semoga menjadi berkah, wujud syukur atas karuniaNya, juga pengingat untuk diri sendiri agar terus istiqomah menggenggam hidayahNya, sehingga senantiasa mendapat pertolonganNya. Aamiin

Kirim ke hasfagroup@gmail.com
Judul email: lezatnya iman

4-8 halaman A4 times new roman 11 spasi 1,5
Ditunggu s/d 30 April 2022

Selamat menulis!
Silakan gabung grup

https://chat.whatsapp.com/GTyclBKV8XeAX4xKfXsbgV

#nubar #nulisbareng #lezatnyaiman #antologi #buku #nulisbuku #writing #spiritual #reliji #islam #dakwah
Share:

Nulis Bareng: Life Lesson Learn


Setiap kita pasti punya pelajaran yang diambil dari kehidupan.

Yuk tuliskan pelajaran kehidupan yang kamu dapatkan untuk bisa dibagikan dalam buku antologi. Kirim 4-6 halaman A4 times new roman 11 spasi 1,5 ke hasfagroup@gmail.com. Judul email: life lesson learn. Sertakan biodata penulis dalam narasi pendek.

Ditunggu s/d 20 April 2022.

Selamat menulis.

Silakan gabung grup
https://chat.whatsapp.com/Kc6jSGjIu1e32VZwWmcsIj

#nubar #nulisbareng #nulis #writing #chickensoupstories #kisahinspiratif #story #cerita #lifelesson #lessonlearned #lifelessonlearn #antologi #buku #pelajarankehidupan #hasfa #hasfacreative #hasfapublishing #hasfainstitute #LLL #3L

https://www.instagram.com/p/CaM3kJWJz7P/?igshid=YmMyMTA2M2Y=
Share:

Menulis di Kawanus

PT.Redmitra Prima Perkasa (KAWANUS.COM) sebuah startup digital membuka kesempatan bila kamu individu yang mampu meracik dan meramu konten tulisan (Content Writer) sensasional untuk kategori travel dan kuliner lalu Karyamu akan diberikan imbalan hingga Rp 60.000 per artikel terbit, ingin berkarya dan menghasilkan income dari rumah?

Yuk segera bergabung bersama KAWANUS.COM di https://kawanus.com/contributor atau chat wa +62 878 8862 2266.

Tanggung Jawab Pekerjaan :
1. Tidak ada deadline, tidak ada target jumlah artikel yang harus dibuat, bebas kirim kapan saja.
2. Proses penerimaan artikel akan terus dibuka sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
3. Karena ini sifatnya freelance, tidak ada proses kirim lamaran kerja, interview, atau kontrak kerja. Langsung kirim artikel sesuai persyaratan yang diminta.
4. Tidak semua artikel yang masuk akan diterbitkan. Setiap artikel yang masuk akan diperiksa dan masuk ke dalam antrean.
5. Kawanus.com berhak mengedit tulisan yang dikirimkan kontributor tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, terkecuali foto yang dikirimkan kontributor karena terkait dengan honor pembayaran.
6. Kawanus.com berhak menolak artikel yang tidak layak, tidak menarik, dan tidak sesuai persyaratan.

Syarat Pengalaman :
Mampu menulis sesuai rules Kawanus.com

Keahlian :

PERATURAN UMUM PENULISAN ARTIKEL DI KAWANUS.COM
1. Mempunyai akun di Kawanus.com. Jika belum, silahkan registrasi akun terlebih dahulu. Pendaftaran untuk menjadi kontributor di Kawanus.com GRATIS tanpa dipungut biaya sama sekali. Daftar disini: https://kawanus.com/register dan lengkapi data biodata lengkap kamu di profile.
2. Artikel yang ditulis membahas tentang wisata dan kuliner di sekitar domisili kamu. Yang dimaksud dengan domisili adalah kota yang sekarang kamu tempati. Misalnya, kamu tinggal di Jakarta, maka sekitar domisili kamu adalah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Kep. Seribu. Pada kondisi tertentu, Kawanus berhak memberikan pengecualian terkait domisili.
3. Per artikel jumlahnya minimal 600 kata dengan gaya bahasa semi-formal.
4. Artikel yang dibuat belum pernah dipublikasikan dimana pun, termasuk di website pribadi atau media sosial. Bukan hasil copy paste, terjemahan, atau pun menulis ulang dari artikel lain meskipun itu dari artikel kamu sendiri.
5. Materi artikel bebas dipilih sendiri oleh penulis, dengan syarat harus ada nilai tambah dan tidak membahas materi yang sudah pernah tayang di Kawanus.com.
6. Penulis boleh mengirimkan lebih dari satu artikel.
7. Untuk mengetahui apakah sebuah artikel sudah pernah dimuat di kawanus.com, silakan gunakan fasilitas Pencarian yang ada di kawanus.com. Atau di Google, ketik (tanpa tanda kutip) ″kawanus.com nama subjek″. Contoh: kawanus.com rekomendasi kuliner tangerang.


Kualifikasi :

SYARAT PENULISAN ARTIKEL WISATA & KULINER
1. Artikel berupa ulasan atau cerita tentang tempat wisata dan kuliner yang ada di daerah sekitar kamu.
2. Lokasinya harus berada di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. Untuk artikel wisata, WAJIB mencantumkan detail akomodasi di dalam artikel. Misalnya:
• Apa ada penginapan, nama penginapan, berapa tarif semalamnya, alamat, berapa jauh dari lokasi? Jika di sekitar lokasi tidak ada, maka cari yang terdekat.
• Cara mencapai lokasi? Apakah ada angkutan umum yang melewatinya?
• Rute dan kondisi jalan. Jangan cuma mengandalkan Google Maps atau naik taksi/ojek.
• Apakah ada usaha lokal di area sekitar misalnya: pusat oleh-oleh, toko souvenir.
4. Untuk artikel kuliner, WAJIB mencantumkan harga, lokasi jualannya, menu lain yang disajikan. Tapi tak perlu mencantumkan semua daftar menu beserta harganya.
5. Kami TIDAK menerima tulisan yang mempromosikan sebuah bentuk usaha yang sifatnya pribadi. Contohnya, jual makanan yang hanya secara online atau hanya tersedia di Go/Grab Food, tidak punya gerai atau outlet. Kami juga akan menolak artikel yang mengulas tempat makan yang termasuk dalam kategori retail, baik besar atau kecil. Misalnya MCD, KFC, Burger King dan sejenisnya, makanan dari jaringan minimarket.
6. Kami tidak menerima tulisan dalam bentuk resep masakan.

Tunjangan :

HONORARIUM

1. Pembayaran diberikan hanya untuk artikel yang diterbit. Contoh: Jika kamu mengirim 6 artikel, tapi hanya 4 yang diterbitkan, kamu akan menerima pembayaran untuk 4 artikel.
2. Pembayaran honor akan dilakukan lewat transfer bank. Proses rekapitulasi honor akan dilakukan tiap tanggal 1 di awal bulan di hari kerja. Proses pembayarannya akan dilakukan maksimal 7 hari kerja usai rekapitulasi. Semua preferensi pembayaran bisa kamu atur sendiri di link profile.
3. Artikel tidak akan diterbitkan jika penulis belum mengisi biodata lengkap untuk keperluan transfer honor. Lengkapi profil kamu di
4. Tiap artikel yang diterbitkan, akan diberikan imbalan:
• Rp20.000: Mengirim artikel sesuai persyaratan yang diminta dengan foto pendukung yang diambil dari sumber lain.
• Rp40.000: Membuat artikel sesuai persyaratan yang diminta dengan semua foto pendukung hasil karya sendiri tanpa ada tambahan foto dari sumber lain.
• Rp60.000: Membuat artikel sesuai persyaratan yang diminta dengan semua foto pendukung hasil karya sendiri tanpa ada tambahan foto dari sumber lain, dan menyertakan video hasil karya sendiri.

Waktu Bekerja :
Free as you happy

Jenis Pekerjaan :
Remote (Work From Home)
Share:

Menulis di Geotimes.Id

Geotimes lebih berfokus pada artikel dan opini panjang. Sesuai motonya yaitu actual, critical, dan inspiring, Geotimes membuka kesempatan untuk kamu menulis artikel teraktual tentang tokoh dan kebijakan publik.

Ada berbagai isu yang bisa kamu tulis di situs penulis lepas tersebut, antara lain ekonomi, sosial, politik, agama, dan media. Artikel tersebut harus terdiri atas 750-1.000 kata. Sebelum diterbitkan, artikelmu akan melalui proses screening oleh redaksi. Apabila dianggap layak, artikelmu akan naik dalam waktu paling lambat 2 minggu setelah pengiriman.

Sebagai tips, artikel yang kamu tulis untuk Geotimes harus memiliki argumentasi yang kuat. Kamu juga bisa menyertakan tesis dan call for action. Adapun honor yang kamu terima bisa mencapai Rp350.000 setiap artikel. Jika Geotimes menganggapmu ahli dalam bidang yang kamu tulis, honormu bisa mencapai Rp1 juta.

Sumber: https://glints.com/id/lowongan/situs-penulis-lepas/#.YkKkgFMxcwB

Share:

Menulis di IDN Times.Com

Salah satu rekomendasi situs penulis lepas adalah IDNTimes.com. Situs berita mainstream Indonesia ini meluncurkan IDN Times Community pada Februari 2017. Siapa pun yang ingin menulis di IDN Times bisa bergabung dengan komunitas tersebut. IDN Times memiliki target pembaca generasi milenial. Oleh karena itu, berita dan gaya bahasa yang digunakan juga disesuaikan dengan target pembaca tersebut.

Ada berbagai topik tulisan yang bisa dikirimkan ke IDN Times, seperti makanan, sains, teknologi, travel, hingga KPop. Sudah ada lebih dari 28.000 penulis yang bergabung dengan situs yang berada di bawah naungan IDN Media Company ini.

Jika artikelmu berhasil tayang di IDN Times, kamu akan mendapat reward 1 poin setiap 100 views. Selain itu, IDN Times juga selalu membuat event bonus poin setiap bulan. Sebagai contoh, pada Juli 2020, situs ini memberikan bonus 500 poin jika 2 artikel food-mu dinaikkan oleh editor. Minimum jumlah poin yang bisa dicairkan adalah 2.500 poin atau sama dengan Rp. 250.000.

Sumber:
https://glints.com/id/lowongan/situs-penulis-lepas/#.YkKkgFMxcwB

Share:

Khutbah Jumat: Korespondensi Nabi untuk Para Raja dan Penguasa

 

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا

وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِه اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.

وَ أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ،

فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَديِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُوْرِ مُحَدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلةٍ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.

فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُؤْمِنُوْنَ الْمُتَّقُوْنَ، حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْعَزِيْزِ:

يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

 أَمَّا بَعْدُ؛

MA’ASYIRAL MUSLIMIN RAHIMAKUMULLAH,

 

Marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh keridhaan-Nya. Shalawat dan salam, semoga senantiasa Allah curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad , beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya, yang senantiasa menegakkan agama Allah di muka bumi ini.

Khatib juga senantiasa mengajak para jama’ah untuk selalu menata hati, menata niat, hadir di majelis mulia ini semata-mata untuk beribadah kepada Allah dan mengharap ridha dan berkah dari-Nya. Jangan sampai niatan kita hadir di majelis ini hanya sekadar menggugurkan kewajiban, apalagi menjadi sebuah keterpaksaan. Mari jadikan momentum rangkaian ibadah Jumat setiap pekan sebagai motivasi untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah sekaligus memperbaiki diri dalam memahami ilmu-ilmu agama melalui materi-materi khutbah Jum’a yang disampaikan oleh para khatib.

 

MA’ASYIRAL MUSLIMIN YANG DIRAHMATI ALLAH SWT

Pada kesempatan kali ini, melanjutkan khutbah-khutbah sebelumnya, kita akan melihat kembali salah satu episode yang menarik untuk dikaji yang terjadi pada kehidupan Rasulullah , yaitu adanya Korespondensi dengan para raja dan penguasa. Yaitu, Rasulullah mengirimkan surat ajakan untuk memeluk Islam kepada beberapa raja dan penguasa baik di Jazirah Arab maupun di luar Jazirah Arab.

Surat menyurat ini merupakan salah satu hikmah dari adanya perjanjian Hudaibiyah. Di mana salah satu klausul yang ada dalam perjanjian tersebut adalah genjatan senjata - penghentian perang - di antara kedua belah pihak selama sepuluh tahun. Berarti tidak ada peperangan  selama sepuluh tahun ke depan, sehingga semua orang merasa aman dan tidak boleh memerangi pihak lain. Nabi Muhammad memanfaatkan situasi aman ini untuk semakin memperluas dakwah Islam. Kesepakatan ini memberi peluang kepada Nabi dan para sahabat untuk memperluas dakwah Islam tanpa harus disibukkan dengan urusan perang.

Korespondensi ini dilakukan pada akhir tahun ke-6 Hijriyah yaitu setelah kembali dari Hudaibiyah. Rasulullah menulis surat yang ditujukan kepada beberapa raja dan penguasa yang berisi seruan agar mereka memeluk Islam. Dalam pembuatan surat tersebut Rasulullah diberitahu bahwa mereka tidak akan mau menerima surat tersebut kecuali jika surat itu disertai cap stemple. Karenanya  Rasulullah membuat stempel dari perak dengan cetakan yang berbunyi:

  محمد رسول الله  

(Muhammad Rasul Allah). Cetakan tulisan ini tersusun dalam tiga baris. Kemudian Rasulullah menunjuk beberapa orang sahabat sebagai kurir, yang cukup memiliki pengetahuan dan pengalaman. Allamah al-Manshurfuri memastikan bahwa mereka mulai diutus pada awal Muharram tahun 7 H, beberapa hari sebelum pergi ke Khaibar.

Di antara sahabat yang ditunjuk sebagai kurir untuk mengirim surat ajakan kepada Allah adalah sebagai berikut:

1.    Amr bin Umayyah kepada Najasyi, Raja Habasyah, di Aksum;

2.    Hathib bin Abu Balta’ah kepada Muqauqis, Raja Mesir, di Alexandria;

3.    Abdullah bin Hudzaifah as-Sahmi kepada Kisra, Raja Persia, di Ctesiphon;

4.    Dihyah al-Kalbi kepada Hiraklius. Kaisar Romawi, di Quds;

5.    Al-Ala’ bin Hadhrami kepada Al-Mundzir bin Sawa, Penguasa Bahrain;

6.    Salith al-Amiri kepada Haudzah bin Ali, Penguasa Yamamah;

7.    Syuja’ bin Wahb kepada Al-Harits bin Abu Syamr al-Ghassani, Penguasa Damaskus; dan

8.    Amru bin Ash kepada anak Al-Julunda, Jaifar dan Abd, Raja Oman, di Muskat.

 

MA’ASYIRAL MUSLIMIN YANG DIRAHMATI ALLAH

 

Berikut di antara surat-surat penting yang dikirim Rasulullah :

1.    Surat yang dikirim kepada Najasyi, Imam al-Baihaqi meriwayatkan:

 

بسم الله الرحمن الرحيم هذا كتاب من محمد رسول الله إلى النجاشي الأصحم عظيم الحبشة، سلام على من اتبع الهدى، وآمن بالله ورسوله، وشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، لم يتخذ صاحبة ولا ولدًا، وأن محمدًا عبده ورسوله، وأدعوك بدعاية الله، فإني أنا رسوله، فأسلم تسلم: {يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْاْ إِلَى كَلَمَةٍ سَوَاء بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلاَّ نَعْبُدَ إِلاَّ اللّهَ وَلاَ نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلاَ يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضاً أَرْبَابًا مِّن دُونِ اللّهِ فَإِن تَوَلَّوْاْ فَقُولُواْ اشْهَدُواْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ} ، فإن أبيت فعليك إثم النصارى من قومك.

 

“Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ini adalah surat dari Muhammad, Rasul Allah kepada Najasyi al-Ashhami, penguasa Habasyah. Kesejahteraan bagi siapa pun yang mengikuti petunjuk, yang beriman kepada Allah dan Rasulnya, yang bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah semata, tiada sekutu baginya, tidak mempunyai pendamping dan anak, dan yang bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Maka masuk Islamlah, niscaya Anda akan selamat. “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.” Namun, jika Anda menolak, Anda akan menanggung dosa orang-orang Nasrani dari kaum Anda”

 

2.    Surat yang dikirim kepada Muqauqis

 

 

بسم الله الرحمن الرحيم، من محمد عبد الله و رسوله إلى المقوقس عظيم القبط: سلام على من اتبع الهدى، وأما بعد فإني أدعوك بدعاية الإسلام، أسلم تسلم يؤتك الله أجرك مرتين، فإن توليت فعليك إثم القبط و{‏يَآ أَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا إِلٰى كَلِمَةٍ سَوَآءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْئًا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ{

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dari Muhammad hamba Allah dan utusan-Nya kepada al-Muqauqis pembesar Qibti. Semoga keselamatan selalu terlimpah kepada orang yang mengikuti petunjuk. Amma ba'du, sesungguhnya aku menyerumu pada Islam. Terimalah ajaran Islam, niscaya engkau selamat dan Allah memberimu pahala dua kali. Jika engkau menolak, engkau menanggung dosa seluruh penduduk Qibthi. "Wahai orang-orang Ahli Kitab. Marilah sama-sama kita berpegang pada kata yang sama antara kami dan kamu, yakni bahwa tidak ada yang kita sembah selain Allah dan kita tidak akan mempersekutukan-Nya dengan apa pun, bahwa yang satu tidak akan mengambil yang lain menjadi tuhan selain Allah. Tetapi kalau mereka mengelak juga, katakanlah kepada mereka, saksikanlah bahwa kami ini orang-orang Islam”.

 

3.    Surat yang dikirim kepada Hiraklius, diriwayatkan oleh al-Bukhari (No. 7) dan Muslim (No. 1.773), yang berbunyi:

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مِنْ مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى هِرَقْلَ عَظِيمِ الرُّومِ. سَلَامٌ عَلَى مَنْ اتَّبَعَ الْهُدَى. أَمَّا بَعْدُ ؛ فَإِنِّي أَدْعُوكَ بِدِعَايَةِ الإِسْلامِ ، أَسْلِمْ تَسْلَمْ يُؤْتِكَ اللَّهُ أَجْرَكَ مَرَّتَيْنِ ، فَإِنْ تَوَلَّيْتَ فَإِنَّ عَلَيْكَ إِثْمَ الأَرِيسِيِّينَ. و [يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَنْ لا نَعْبُدَ إِلا اللَّهَ وَلا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ ]

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dari Muhammad hamba Allah dan utusan-Nya kepada Heraklius pembesar Romawi. Salam sejahtera bagi yang mengikuti petunjuk yang benar. Dengan ini saya menyerumu kepada Islam. Terimalah ajaran Islam, Anda akan selamat. Allah akan memberi pahala dua kali kepada Anda. Kalau Anda menolak, maka dosa orang-orang Arisiyyiin menjadi tanggung jawab Anda. "Wahai orang-orang Ahli Kitab. Marilah sama-sama kita berpegang pada kata yang sama antara kami dan kamu, yakni bahwa tidak ada yang kita sembah selain Allah dan kita tidak akan mempersekutukan-Nya dengan apa pun, bahwa yang satu tidak akan mengambil yang lain menjadi tuhan selain Allah. Tetapi kalau mereka mengelak juga, katakanlah kepada mereka, saksikanlah bahwa kami ini orang-orang Islam."

 

 

 

4.    Surat yang diberikan kepada Kisra, diriwayakan oleh Imam ath-Thabrani:

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، مِنْ مُحَمَّدٍ رَسُولِ الله إِلَى كِسْرَى عَظِيمِ فَارِسَ، سَلَامٌ عَلَى مَنِ اتَّبَع الْهُدَى، وَآمَنَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَشَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، وَأَدْعُوكَ بِدُعَاءِ اللَّهِ، فَإِنِّي أَنَا رَسُولُ اللَّهِ إِلَى النَّاسِ كافَّة لِأُنْذِرَ مَنْ كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ، فَإِنْ تُسْلِمْ تَسْلَمْ، وَإِنْ أَبَيْتَ فَإِنَّ إِثْمَ الْمَجُوسِ عَلَيْكَ

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah kepada Kisra penguasa Persia. Salam sejahtera bagi orang yang mengikuti petunjuk, beriman kepada Allah dan utusanNya, dan bersaksi tiada ilah selain Allah yang Esa, tiada sekutu bagiNya, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Aku ajak kamu dengan seruan Allah, karena sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada seluruh manusia, untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup dan supaya pastilah (ketetapan adzab) terhadap orang-orang kafir. Masuk Islamlah, niscaya kamu selamat. Jika kamu enggan, kamu akan memikul dosa orang Majusi."

 

 

MA’ASYIRAL MUSLIMIN YANG DIRAHMATI ALLAH

Jika diperhatikan gambaran surat-surat Rasulullah yang dikirim untuk para raja dan penguasa secara umum adalah sama, dan ada beberapa hal yang bisa dipetik dari surat-surat tersebut. Misalnya, semua surat Rasulullah dimulai dengan kata basmalah. Basmalah adalah salah satu ayat dalam Al-Qur’an, dengan demikian memulai surat dengan basmalah mengisyaratkan banyak hal penting. Di samping sebagai anjuran untuk memulai tulisan dengan basmalah guna meneladani Nabi. Ini juga menunjukkan kebolehan menulis ayat Al-Qur’an dalam surat meskipun ditujukan untuk orang-orang kafir dan orang kafir boleh membaca satu ayat Al-Quran atau lebih, sebab isi surat-surat tersebut berisi basmalah dan lainnya. 

Dalam surat-surat tersebut, Rasulullah juga tidak memulai salam Islam, yaitu “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.” Rasulullah hanya menuliskan “Kesejahteraan semoga terlimpah kepada orang yang mengikuti petunjuk,” maksudnya yang beriman kepada Islam. Dari petunjuk tersebut, dapat dipahami bahwa tidak boleh memulai salam Islam untuk orang-orang kafir.

Langkah korespondensi yang dilakukan oleh Nabi merupakan titik peralihan penting dalam sejarah Arab dan Islam, di mana Islam tidak hanya menyatukan bangsa Arab di Jazirah Arab, namun bangsa Arab itu setelah meyakini Islam dan menjelmakan risalah langit, mereka diberi beban untuk menyampaikan dakwah Islam untuk manusia secara keseluruhan.

Para raja dan penguasa memiliki sikap yang berbeda-beda saat menerima surat dari Nabi tersebut. Heraklius, Najasyi, dan Muqauqis menerimanya dengan sopan dan memberi balasan dengan ucapan lemah lembut. Najasyi dan Muqouqis bahkan memuliakan Rasulullah. Muqouqis sendiri mengirimkan sejumlah hadiah untuk Nabi, di antara dua budak wanita yang salah satunya adalah Mariah, ibu Ibrahim putra Rasulullah. Sementara Kisra raja Persia saat membaca surat tersebut, ia langsung merobeknya dan berkata, “Patutkah ia mengirim surat ini kepadaku padahal ia budakku?” Hal tersebut terdengar oleh Rasulullah lalu beliau berdoa, “Semoga Allah merobek-robek kekuasannya.”

Di samping cara pengiriman surat ini, juga memberitahukan seperti apa sikap para raja dan penguasa terhadap dakwah Islam. Dengan demikian, langkah ini memberikan banyak sekali hasil. Sehingga Islam bisa menempuh langkah politis dan militer yang jelas dan berbeda terhadap beragam reaksi yang ditujukan atas seruan yang tertera dalam surat-surat tersebut.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمِا فِيْهِ  مِنَ الآَيَاتِ والذِّكْرِالحَكِيْمٍ، وتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَه إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُولُ قَوْ لِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُوا اللهَ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيْمُ

 

vvv

 

 

 


 

Khutbah Ke-Dua

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ.

اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ الصَّادِقِ الْوَعْدِ الْأَمِيْنِ، وَعَلٰى إِخْوَانِهِ النَّبِيِّيْنَ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَارْضَ اللهم عَنْ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْنَ، وَآلِ الْبَيْتِ الطَّاهِرِيْنَ، وَعَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ، أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنِ الْأَئِمَّةِ الْمُهْتَدِيْنَ، أَبِيْ حَنِيْفَةَ وَمَالِكٍ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَعَنِ الْأَوْلِيَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛

فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ فَاتَّقُوْهُ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلٰى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

 اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِوَالْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتْ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَ نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.

vvv

Share:

Kopi Gelas Besar

"Mas Kopi Capucino satu ya, pakai gelas besar."

Pagi itu, 31 Desember 2021, dalam sebuah kunjungan kerja ke Kota Slawi Kabupaten Tegal, aku tertarik untuk mengawali hari dengan segelas kopi. Sekalian sarapan pastinya. Aku sarapan bersama seorang teman yang memang sehari-hari bertugas di kota Teh Poci Tersebut. Tak lama berselang, kopinya datang diantar oleh seorang pelayan warung. Ketika diletakkan di atas meja di depanku, ada sedikit kondisi yang membuatku sedikit tercengang. Kopi yang diantar dengan gelas besar pada umumnya di warung-warung ternyata hanya diisi air setengah gelas.

Ha... Aku tersenyum tipis sambil melirik dan berbisik kepada teman yang ikut sarapan bersama, "Gelasnya besar, tapi isinya separuh." Benar-benar bikin kami tertawa geli bersama. "Mas, tolong airnya dipenuhi ya," selanjutnya aku minta tolong kepada karyawan warung tersebut agar airnya ditambah. Tak lama berselang, akhirnya Kopi Capucino gelas besarnya datang diisi dengan penuh seperti yang diharapkan.

Begitulah komunikasi.

Aku tentu tidak menyalahkan sang pembuat kopi tersebut. Karena bisa jadi memang persepsi saya dan beliau yang berbeda. Pada umumnya orang kalau minum identik dengan cangkir. Karena itu ada istilah yang biasa kita dengar secangkir kopi, bukan segelas kopi. Sedangkan saya berpikiran lain, pakai gelas besar agar airnya lebih banyak juga tidak terlalu pahit sesuai dengan seleraku.

Namun ada pelajaran yang berharga yang dapat diambil dari kejadian tersebut. Bahwa dalam berkomunikasi terkadang kita perlu mendetailkan sebuah perintah atau permintaan agar lawan berbicara paham apa yang kita maksudkan. Kesalahan yang sering terjadi pada diri kita adalah ketika kita memandang orang lain yang paham dengan apa yang kita pikirkan atau apa yang ada di dalam hati kita. Hal itulah yang terkadang membuat terjadi komunikasi yang tidak menyambung antara satu dengan yang lain.

Padahal orang yang berinteraksi dengan kita bisa jadi masih banyak yang perlu dijelaskan apa yang kita maksudkan. Seperti halnya kopi Capucino gelas besar tadi. Maksud saya adalah kopi yang dibuat di gelas besar tentu dengan air yang penuh. Tetapi yang ditangkap oleh orang lain, kopi di gelas besar dengan air jumlah air yang biasanya untuk minum kopi.

Sudah ngopi belum, Lur?
Share: