Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

~ InspirAzis ~

Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Di Saat yang Lain sedang Bergembira Ria

Hari ini adalah hari ke-6 aku harus berada di RSUD Dr. R. M. Djoelham, Kota Binjai sejak hari Sabtu, 20 September 2015. Keberadaanku di sini adalah untuk menjaga ayahanda dan ibunda yang sedang dirawat di rumah sakit.
Tepat di hari yang ke - 6 ini, merupakan peringatan salah satu hari besar Islam, Hari Raya Idul Adha 1436 H. Di saat para jama'ah haji telah selesai melaksanakan manasik haji sehingga mereka bergembira ria sebagai pernyataan syukur kepada Allah, karena telah berhasil melaksanakan ibadah yang maha berat itu. Dan mereka yang tidak sedang berhaji ikut bergembira dengan menunaikan shalat 'Id dan menyembelih hewan qurban.
Maka akupun insyaAllah ikut bergembira ria karena Allah masih memberikanku kesempatan untuk menjaga orang tuaku di saat mereka sedang sakit. Semoga apa yang aku lakukan bersama sanak famili untuk menjaga kedua orang tuaku di rumah sakit juga dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah. Dan semoga penyakit kedua orang tuaku segera diangkat oleh Allah. Amin ya Rabbal 'alamiin.
Share:

Semarak Festival Pasar Apung Merdeka 2015 Semarang

Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus merupakan momen yang paling banyak dimeriahkan oleh Rakyat Indonesia. Peringatan ini kerap dimeriahkan dengan berbagai macam kegiatan. Salah satunya adalah Fetival Pasar Apung Merdeka 2015 yang diadakan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Semarak perayaan memperingati HUT Ke-70 Kemerdekaan Republik Indosesia ini dilaksanakan tepatnya pada Hari Senin, 17 Agustus 2015 di sekitar Jembatan Kanal Banjir Barat Kota Semarang. Berikut merupakan foto-foto seru dan unik pada saat kegiatan tersebut:
Panggung Acara Tampak Samping

Panggung Acara Tampak Depan

MC Acara

Penampilan Peserta

Peserta Penampilan

Pasar Apung

Pasar Apung

Tim SAR dengan Caping Merah Putih

Gethek Penyeberanga

Jajanan Pasar
Share:

RAHASIA KEBAHAGIAAN Syekh Asy Syinqithi

وصية ﺍﻟﺸﻨﻘﻴﻄﻲ لابنه :
Wejangan syekh Asy syinqithi kepada anaknya
  "عن السعادة"
RAHASIA KEBAHAGIAAN
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
ﻳﺎﻭﻟﺪﻱ... ﺭﺍﺟﻊ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ؛ ﻻﺗﻨﺴﻪ... ﺃﻣﺎﻣﻚ ﺣﻔﻞ ﺗﻜﺮﻳﻢ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ، ﻟﻴﺲ ﻛﺎﺣﺘﻔﺎﻻﺕ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ
ﺇﻳﺎﻙ ﺃﻥ ﺗﺨﻄﺊ ﻭﻗﺪ ﻗﻴﻞ ﻟﻚ: ‏(ﺍﻗﺮﺃ ﻭﺍﺭﺗﻖ ﻭﺭﺗﻞ)
Wahai ananda,  ulangi terus membaca Alquran,  jgn sampai melupakannya, kelak hari kiamat akan ada acara penghargaan yg tidak sama dg acara2 di dunia,  oleh karena itu jgn sampai salah,  padahal sudah disampaikan kepadamu "bacalah,  naiklah dan tartilkanlah.. "
جالس العلماء بعقلك
Duduklah bersama ulama dg akalmu
وجالس الامراء بعلمك
Duduklah bersama pemimpin dg ilmumu
وجالس الاصدقاء بأدبك
Duduklah bersama teman dg etikamu
وجالس أهل بيتك بعطفك
Duduklah bersama keluarga dg kelembutanmu
وجالس السفهاء بحلمك
Duduklah bersama org bodoh dg kemurahan hatimu
وكن جليس ربك بذكرك
Jadilah teman Allah dg mengingatNYA
وكن جليس نفسك بنصحك
Dan jadilah teman bagi diri anda sendiri dg nasihatmu
لا تَحزنْ على طيبتك؛ فَإن لَم يُوجَد في الارض مَن يقدرها؛ ففي السَماء مَن يباركهَا...
Tidak usa bersedih jika di dunia tidak ada yg menghargai kebaikanmu,  karena di langit ada yg mengapresiasinya
حياتنا كالورود فيها من الجمال ما يسعدنا وفيها من الشوك ما يؤلمنا.
Kehidupan kita ibarat mawar,  disamping memiliki keindahan yg bikin kita bahagia,  juga memiliki duri yg bikin kita tersakiti
ما كان لك سيأتيك رغم ضعفك.!!
Apa yg ditetapkan bagimu niscaya akan mendatangimu,  meskipun kamu tdk ada daya
وما ليس لك لن تناله بقوتك.!!
Sebaliknya apa yg bukan milikmu,  kamu tidak akan mampu meraihnya dg kekuatanmu
لا أحد يمتاز بصفة الكمال سوى اللہ. لذا كف عن نبش عيوب الآخرين.
Tidak seorangpun yg memiliki sifat sempurna selain Allah,  oleh karna itu berhentilah dr menggali aib orang lain

الوعي في العقول وليس في الأعمار، فالأعمار مجرد عداد لأيامك، أما العقول فهي حصاد فهمك وقناعاتك في حياتك..
Kesadaran itu pada akal,  bukan pada usia,  umur hanyalah bilangan harimu,  sedangkan akal adalah hasil pemahaman dan kerelaanmu trhadap kehidupanmu
كن لطيفاً بتحدثك مع الآخرين، فالكل يعاني من وجع الحياة وأنت ﻻتعلم.
Berlemah lembutlah ketika bicara dg orang lain, krn  setiap org merasakan derita hidupnya masing2, sedangkan kamu tdk mengetahuinya
كل شيء ينقص إذا قسمته على اثنين إلا
                "السعادة"
فإنها تزيد إذا تقاسمتها مع الآخرين.
Semua hal akan berkurang jika dibagi bagi,  kecuali KEBAHAGIAAN,  justru akan bertambah jika kamu bagi kepada yg lain
وصية الشنقيطي من اروع ما قد تقرأه اليوم
Share:

MENJADI MUSLIM PEDULI LINGKUNGAN

MENJADI MUSLIM PEDULI LINGKUNGAN
(Buletin Jum’at SAKINAH, DPU Daarut Tauhid Edisi 348 / Th IV / Februari 2012)

 “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang kholifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah” (QS. Al Baqarah: 30)

Akhir-akhir ini, media massa banyak membicarakan tentang isu-isu lingkungan. Hal ini juga tidak terlepas dari kerusakan lingkungan yang mengundang datangnya bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor. Bencana yang lain di antaranya badai, angin puting beliung, tsunami, gunung meletus, gempa bumi, kekeringan, kebakaran hutan, dan lain-lain. Sebagian dari bencana itu terlihat terjadi secara alami namun sebagian yang lain terlihat jelas terjadi akibat aktivitas manusia.
Di abad ke-21 ini, bencana alam yang semakin banyak terjadi adalah bencana yang terkait iklim. Hal ini disebabkan oleh aktivitas manusia yang semakin kompleks disertai dengan penggunaan mesin-mesin yang tidak ramah lingkungan. Asap yang keluar dari pabrik-pabrik serta kendaraan menjadi pemicu terjadinya efek rumah kaca. Akibatnya terjadilah pemanasan global, suhu di atmosfer bumi semakin meningkat. Pemanasan global tidak hanya berhenti pada peningkatan suhu bumi. Ia diikuti oleh bencana-bencana lain.
Pada hakikatnya manusia diciptakan ke bumi ini adalah sebagai kholifah bumi. Artinya manusia menjadi wakil dari Allah untuk mengatur bumi. Allah menciptakan bumi untuk manusia. Hal ini bukan hanya pada pemanfaatan hasilnya tetapi juga pada penjagaan bumi. Dengan demikian keberlangsungan kehidupan manusia di bumi berada di tangan manusia. Allah SWT berfirman: “Dialah Yang telah menciptakan untuk kamu semua yang ada di bumi” (QS. Al Baqarah: 29)

Maka dari itu manusia seluruhnya bertanggung jawab atas keberlangsungan hidup di bumi, terutama umat Islam. Allah SWT dan Rasul SAW mengajarkan kita untuk peduli pada lingkungan. Di dalam Islam, Al Qur’an dan Sunah secara jelas mengatur hubungan manusia dengan alam semesta di samping hubungannya dengan Allah dan dengan sesama manusia. Spirit yang dibangun adalah spirit melindungi (konservasi) dan tidak melakukan kerusakan bukan semangat eksploitasi atau mengeruk bumi beserta segala isinya tanpa peduli akibatnya.
Allah SWT menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan bumi adalah untuk kepentingan manusia. Untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia di bumi maka manusia harus menjaganya sesuai dengan amanah manusia sebagai kholifah di muka bumi ini. Hal ini adalah untuk menopang kehidupan manusia sehingga tetap bisa dipertahankan. Allah SWT berfirman: “Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakannya pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.” (QS. Al Hijr: 19-20)
Di samping semangat konservatif, Allah SWT juga melarang manusia untuk melakukan kerusakan di dalamnya. Allah SWT berfirman: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya Allah amat dekat kepada orang yang berbuat baik.” (QS.Al A’raf: 56)
Betapa besar anugerah dan nikmat dari Allah SWT memperbaiki bumi yang dirusak oleh manusia. Sebagai contoh sederhana adalah saat hujan turun. Debu-debu dan partikel-partikel kecil di udara akan ikut turun ke tanah bersamaan dengan air hujan yang turun dari langit. Karena itu setelah hujan turun udara di sekelilingnya akan menjadi segar. Demikian juga senyawa-senyawa beracun di udara yang tidak bisa terurai kecuali dengan energi yang sangat tinggi. Kemudian Allah SWT menciptakan petir untuk menguraikan senyawa-senyawa tersebut sehingga bermanfaat kembali untuk kepentingan manusia. Betapa manusia akan menjadi manusia yang sangat rendah derajatnya di mata Allah SWT karena telah melakukan perusakan di muka bumi setelah Dia memperbaikinya.
Sumber utama ajaran Islam, Sunah Rasul SAW juga memberikan banyak petunjuk bagi manusia agar menjaga dan merawat lingkungan dengan baik serta tidak merusaknya. Kepedulian Rasulullah SAW pada lingkungan tidak hanya terbatas pada komponen abiotik lingkungan hidup tetapi juga terhadap hewan dan tumbuhan komponen biotik ekosistem bumi. 
Islam adalah agama yang syamil (menyeluruh). Ia mengatur segala urusan manusia baik dalam hubungan dengan Allah SWT, Sang Pencipta maupun dengan sesama makhluk citaannya termasuk manusia dan alam semesta. Sehingga Islam mampu menjadikan dirinya sebagai rahmat bagi semesta alam melalu pribadi Rasul dan umat Islam. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al Anbiya’ (21) ayat 107: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” Dan salah satu bentuk rahmat itu ketika manusia menampilkan prilaku baik terhadap alam seperti yang telah digariskan dalam ajaran Islam melalui Al-Qur’an maupun hadits Al-Hadits.

Syah Azis Perangin Angin, S.Th.I

Magister Ilmu Lingkungan Univ. Diponegoro Semarang.
Share:

MEMAHAMI HAKIKAT HIDUP

MEMAHAMI HAKIKAT HIDUP
(Buletin Jum’at SAKINAH, DPU Daarut Tauhid Edisi 354 / Th IV / April 2012 M)


“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali hanya beribadah kepadaku”.
(QS. Adz-Dzariyat: 56)

Hidup di dunia ini hanya sementara. Walaupun sementara, tetapi ia merupakan sebuah jembatan menuju kehidupan yang kekal di akhirat kelak. Karena itu kita harus mencari bekal sebanyak-banyaknya untuk dibawa ke akhirat kelak. Yaitu dengan cara beribadah kepada Allah SWT, menjadikan diri sebagai hamba Allah SWT. Karena pada hakikatnya, manusia adalah hamba Allah. Dalam Al-Qur’an surat Adz-Dzariyat [51]: 56 Allah SWT berfirman, yang artinya “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali hanya beribadah kepadaku”.

Untuk memahami secara mendasar mengenai hakikat hidup maka ada beberapa pertanyaan mendasar yang perlu dipahami yaitu dari mana kita berasal, bagaimana dan untuk apa kita hidup, serta ke mana setelah mati nanti. Hal ini perlu kita pahami agar hidup kita di dunia ini menjadi terarah dengan baik. Tidak seperti layangan yang terputus, atau buih yang dihempaskan oleh gelombang laut atau bahkan seperti kapal tanpa nakhoda yang suatu saat bisa menabrak karang sehingga mengakibatkan kehancuran pada kapal tersebut.

Terkait dengan dari mana kita berasal, bahwa sesungguhnya manusia adalah makhluk cipataan Allah SWT. Manusia tidak hadir dengan sendirinya. Apalagi hasil dari evolusi makhluk dari satu bentuk ke bentuk lain. Banyak sekali ayat dalam Al-Qur’an maupun Hadits Rasul yang menyebutkan bahwa manusia adalah cipataan Allah SWT. Di antaranya terdapat Al-Qur’an surat Al-Baqarah [2]: 21 yang artinya, “Hai manusia sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa.”

Terkait dengan untuk apa dan bagaimana manusia ini hidup di dunia, maka jawabannya adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perinta-Nnya dan menjauhkan segala larangan-Nya. Dalam hal ini Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Bayyinah [98]: 5, “Padahal mereka tidak diperintah kecuali supaya mereka beribadah (menyembah) Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.”

Sedangkan pertanyaan yang terakhir terkait dengan ke mana manusia setelah mati, maka jawabannya adalah bahwa setelah mati akan ada hari kiamat / hari akhir. Hari tersebut merupakan hari yang didahului dengan musnahnya alam semesta ini. Sehingga seluruh makhluk hidup yang ada di bumi akan mati, dan bumi pun akan berganti, bukan seperti bumi atau langit yang kita rasakan saat ini. Selanjutnya Allah SWT menciptakan alam lain yaitu alam akhirat. Di sanalah manusia akan dihidupkan lagi setelah mati dan menjalani kehidupan yang kedua kalinya. Setiap jiwa akan ditimbang seluruh amalannya baik yang berupa kebaikan maupun keburukan. Selanjutnya manusia akan ditempatkan di surga atau neraka sesuai dengan timbangan amalannya semasa di dunia. Dalam hal ini Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’minun [23]: 15-16 yang artinya, “Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan dari kuburmu di Hari Kiamat.”

Di samping kita mempersiapkan diri untuk menuju kehidupan akhirat, kita tentu tidak boleh melupakan kehidupan dunia karena kehidupan dunia merupakan sarana untuk menuju kehidupan akhirat. Baik buruknya kehidupan kita di akhirat tidak terlepas dari baik atau buruknya kehidupan kita di dunia saat ini. Setiap usai sholat, kita sering berdoa agar Allah memberikan kehidupan yang baik di dunia maupun di akhirat. Sehingga kehidupan dunia dan kehidupan akhirat kita tidak menjadi timpang.

Seorang sahabat Nabi SAW, Abdullah bin Amr bin al-Ash r.a. pernah menyebutkan, “Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan engkau mati esok.” Ungkapan tersebut sangat tenar di kalangan kaum muslimin sehingga banyak yang menyebutkan bahwa ini adalah sebuah hadits meskipun sebenarnya bukan hadits Rasululullah. Meski demikian ungkapan tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu penyemangat hidup kita sehingga kita rajin bekerja dan rajin beribadah. Bahkan pekerjaan yang sifatnya duniawi juga bisa dijadikan sebagai bagian dari ibadah kita kepada Allah untuk mempersiapkan hari akhir kelak. Caranya adalah dengan menjadikan segala aktivitas hanya untuk mendapatkan ridho Allah semata, lillahi ta’ala.

Melalui jawaban tentang tiga pertanyaan mendasar di atas yaitu “dari mana manusia berasal?”, “untuk apa manusia hidup?” dan “ke mana setelah mati?”, tersingkaplah dengan gamblang hakikat hidup seorang muslim, dari mana awalnya dan di mana ia akan berakhir. Sungguh hakikat hidup seorang muslim yakni untuk beribadah kepada Allah yang telah menciptakannya di dunia, agar kelak bisa hidup bahagia kekal abadi di surga. Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan semacam ini, maka hidupnya tentu tidak terarah dan sia-sia karena tidak ada tujuan dan cita-citanya. Maka, hidup seorang muslim adalah hidup dengan misi yang agung, hidup yang terarah dan mantap, serta hidup yang bermutu tinggi dengan keyakinan akan kegemilangan hidup hakiki yang abadi di akhirat kelak.

Syah Azis Perangin Angin, S.Th.I 
Ketua Forum Lingkar Pena 2011 - 2013
Share:

UTHB Angkatan #96: Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Photo bersama Bpk. Edy Darmoyo (TPC Corporation) dan Bpk. Ahmad Mirza (Owner Toko Jam YASMIN)
Hai sahabat InspirAzis! Apa kabar kalian hari ini? Saya doakan, semoga selalu dalam lindungan Allah subhanahuwata’ala dan senantiasa mendapatkan keberlimpahan berkah dari-Nya. Kali ini InspirAzis ingin berbagi kepada sahabat sekalian mengenai pengalaman yang aku dapatkan ketika mengikuti Pelatihan Ummat Terbaik Hidup Berkah (UTHB) angkatan #96. Program ini dilaksanakan di Asoka Hall Hotel Grasia Semarang pada hari Sabtu-Ahad tanggal 21-22 Maret 2015 oleh TPC Corporation. Peserta yang ikut pelatihan ini sekitar 30 orang dari delegasi berbagai instansi baik dari dalam kota maupun dari luar kota.

Sebelumnya aku sungguh tidak ada rencanaan untuk berangkat ke acara UTHB. Namun karena ada instruksi dari pihak manajemen tempat saya kerja untuk mendelegasikan dua atau tiga orang karyawan akhirnya aku mencari rekan kerja yang bisa berangkat. Acaranya hari sabtu, tapi baru dapat instruksi hari Jum’at sore. Hasilnya, tidak ada di antara rekan kerjaku yang bisa berangkat. Hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk berangkat bersama Istri ku yang juga rekan satu kantor. Dari info yang aku dapat, bahwa acara mulai jam 09.00 Wib. Ternyata jam 7.30 sudah registrasi dan dimulai pukul 08.00 wib. Karena paginya juga aku ada janji untuk wawancara dengan calon wali santri tempat ku kerja, akhirnya aku terlambat satu sesi dari acara UTHB tersebut.

Setelah mengikuti acara tersebut, aku hanya merasakan pengalaman spiritual yang luar biasa. Aku merasakan bahwa kehadiranku di acara UTHB ini merupakan cara Allah mengajariku tentang perubahan dan perbaikan diri agar hidup semakin baik dan semakin berkah. Aku akui bahwa akhir-akhir ini aku sedikit tidak nyaman bekerja di tempatku bekerja apalagi posisiku sebagai kepala yang terkadang melihat kinerja atau sikap karyawan yang kurang sesuai dengan yang aku harapakan. Setelah mengikuti UTHB ini aku mulai berfikir bahwa yang pertama yang harus dibenahi adalah diriku sendiri dan tidak boleh mengeluh karena kondisi-kondisi luar yang tidak aku inginkan.

Selama dua hari full mulai jam 08.00 wib sampai jam 17.30 wib, ada banyak ilmu dan pengalaman yang aku peroleh. Kegiatannya bagiku begitu berkesan, apalagi diisi oleh para trainer yang handal, di antaranya Pak Edy Darmoyo, Pak Ahmad Mirza, dan Pak Ahmad Mirza. Mereka adalah orang-orang yang sudah sukses di bidangnya masing-masing. Ada banyak inspirasi yang menggunggah yang mereka tularkan kepada kami semua. Aku berharap pada Pelatihan UTHB yang akan dating semua karyawan di tempatku kerja dapat berangkat semua dan menimba ilmu bersama-sama.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari pelatihan UTHB ini. Selain menambah relasi, aku memahami bahwa ternyata selama ini ada mind set yang salah yang melekat pada diriku. Perasaan tidak yakin, tidak percaya diri, hidup tidak terarah, merasa penuh keterbatasan. Hal-hal ini haruslah dibuang jauh-jauh agar kita memiliki kepercayaan diri yang tinggi, ada perasaan optomis, sehingga ada dorongan untuk berubah menjadi lebih baik dengan tujuna hidup yang kita miliki.

Sekarang aku merasa agak lega, karena kekhawatiran-kekhawatiran yang selama ini aku takutkan, aku mulai membuangnya jauh-jauh. Aku akan berusaha untuk membuat perencanaan-perencanaan hidup yang lebih matang dan terarah. Tujuan jangka penjang yang menjadi visi hidupkua yang aku rencanakan ada tiga yaitu: 1) aku menjadi guru peradaban, 2) aku menjadi triliuner dermawan, dan 3)menjadi penulis best seller. Aku bersyukur kepada Allah bahwa ketika aku mati nanti aku dikenanang sebagi tiga orang yang sudah aku sebutkan. Sedangkan untuk tujuan jangka pendekku untuk satu tahun yang akan dating tepatnya pada tanggal 22 Maret 2016, saat itu nanti: 1) aku sudah memahami konsep pendidikan dengan benar dan bisa menjadi pendidik yang dirindu para murid, 2) aku sudah memiliki penghasilan Rp. 5.000.000,- per bulan dan telah melunasi hutang-hutangku, dan 3) aku sudah menulis satu buah buku.

Aku berharap pelathan ini akan terus berlanjut sehingga dapat mencerahkan lebih banyak orang lagi. Aku juga berharap ada follow up dari program yang sudah dua hari aku jalankan sehingga menjadi berkesinambungan. Dan ada tahap-tahap lanjutan yang perlu saya lakukan. Selanjutnya saya ucapkan Jazakumullah khairan kepada tempat aku bekerja yang telah mendelegasikanku, kepada seluruh panitia yang sudah menyelenggarakan acara dengan sebaik-baiknya, kepada para trainer yang dengan sungguh-sungguh menyampaikan materi.

Dan tidak lupa aku ucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada istrku yang setia menemaniku dan mengikuti acara hingga selesai walaupun kondisi fisiknya agak kurang sehat. Semoga apa yang kita rencanakan dan kita cita-citakan hari ini dapat dimudahkan oleh Allah subhanahuwata’ala sehingga kelak bisa terwujud. Terakhir aku memohon kepada Allah agar ia senantiasa member petunjuk dan hidayah sehingga tujuan-tujuan hidupku dapat tercapai dengan sebaik-baiknya. AMIIN…

Bukit Kencana. Sabtu, 23 Maret 2015.
Share:

SEMINAR NASIONAL: SAATNYA KEMBALI KE POLA PENDIDIKAN RASULULLAH

Semarang, 07 Maret 2015 (Sabtu), Kuttab Al-Fatih Semarang kembali menyelenggarakan seminar pendidikan bertajuk “Saatnya Kembali Ke Pola Pendidikan Rasulullah” dengan pembicara Ustadz Budi Ashari, Lc. (Pendiri dan Pembina Kuttab Al Fatih, Host program Khalifah Trans7). Acara ini terselenggara atas kerjasama Kuttab Al-Fatih Semarang dengan SAIBAH Umrah dan Haji Plus, ICMI Jawa Tengah, dan Training Organizer TPC CORPORATION. 

Acara ini diadakan di Asoka Hall, Hotel Grasia, pada pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 250 orang peserta. Mereka terdiri dari orang tua santri Kuttab Al-Fatih Semarang, dan orang tua calon santri, serta delegasi dari organisasi dan lembaga pendidikan Islam yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya. Adapun tujaun dari seminar ini adalah untuk mengkaji pola pendidikan Rasulullah yang telah menghantarkan Islam memimpin peradaban dunia lebih dari 10 abad. Di mana sejarah itu telah dikubur dalam-dalam, sehingga saat ini, Pola Pendidikan Rasulullah rasanya sangat asing. 

Tidak ada jenjang pendidikan sebelum KUTTAB dan tidak ada jenjang pendidikan setelah MADRASAH. Kesederhanaan jenjang inilah yang merupakan salah satu ciri khas Islam di segala bidang. Islam berciri mudah, sederhana, efektif dengan segala hasil yang dahsyat. KUTTAB merupakan lembaga pendidikan untuk anak usia 5-12 tahun, dan MADRASAH - jenjang setelah KUTTAB- inilah yang merupakan jenjang terakhir dalam pendidikan Islam. Itu artinya Madrasah adalah jenjang yang setara dengan MTs, MA, dan Universitas. 

Kurikulum Kuttab mendasarkan pada hadis Rasulullah yang diriwayatkan dari Jundub bin Abdillah radhialllahu’anhu. Beliau mengatakan “Kami belajar iman sebelum kami belajar Al Quran, ketika kami belajar Al Quran maka iman kami semakin bertambah.” (HR. Ibnu Majah, disahihkan oleh Al Albani). Al-Qur’an bekerja dengan cara yang sangat dahsyat dalam diri generasi. Kandungannya adalah petunjuk dan panduan seluruh ilmu yang bermanfaat bagi perdaban manusia. Produk hasil kurikulum tersebut adalah adalah orang-orang besar seperti Imam Syafi’I, Imam Nawawi, Al Khawarizmi, Umar bin Abdul Aziz, dan Muhammad Al Fatih. Rata-rata mereka telah hafal Al Quran di usia 10 tahun. 

Dengan semangat lahirnya kembali generasi yang gemilang di usia belia, kami berusaha melahirkan kembali keutuhan konsepnya. Ya Allah, bimbinglah kami…
Share:

Lowongan Guru Kelas dan Guru Al-Qur’anKuttab Al Fatih Semarang

Kuttab Al-Fatih Semarang adalah lembaga pendidikan yang memiliki visi melahirkan generasi gemilang di usia belia. Saat ini kami membuka lowongan bagi yang berminat untuk ambil bagian dalam tujuan besar ini sebagai Guru Kelas dan Guru Al-Qur’an.
PERSYARATAN UMUM:
a. Beragama Islam.
b. Memiliki bacaan Al Qur’an dengan tahsin yang baik.
c. Gemar membaca.
d. Usia maksimal 35 tahun.
e. Laki-laki dan perempuan.
f. Menyukai dunia anak-anak usia 5-12 tahun.
g. Siap mengikuti pembinaan dan pelatihan Akademi Guru Al-Fatih.
PERSYARATAN KHUSUS
Guru Kelas
a. Siap menambah hafalan Al Qur’an satu tahun minimal 1 Juz.
b. S1 segala jurusan.
c. Mempunyai pengalaman minimal 1 tahun mengajar.
d. Dapat berkomunikasi dengan baik kepada anak-anak.
e. Memiliki keahlian computer standart Office.
Guru Al Qur’an
a. Minimal mimiliki hafalan 10 Juz.
b. Membawa surat rekomendasi dari ustadz/syaikh tempat belajarnya diutamakan.
c. Siap mengikuti program sanad.
Jika Anda berminat, silahkan membawa Surat Lamaran dan Data Diri langsung ke Kuttab Al-Fatih Semarang pada hari Ahad, Tanggal 18 Januari 2015 Pkl. 08.30 WIB dan akan diadakan wawancara dan tes langsung. Kuttab Al-Fatih Semarang beralamat di Jln Bulusan IV, Tembalang (Belakang Kantor Kecamatan & Polsek Tembalang / Belakang Pondok Insanul Iman), Kota Semarang. Silakan konfirmasi kehadiran ke 085875630007.
Kuttab Al-Fatih Semarang
Jln Bulusan IV, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.
Telp. (024) 76917126 / 085875630007.
Laman: www.kuttabalfatih.com.
E-mail: kuttabalfatihsmg@gmail.com.
Share:

Suasana Baru Menuju Kuttab Al-Fatih Pusat

Hari ini Selasa, 13 Januari 2015, merupakan perjalananku yang kesekian kalinya ke Kuttab Al-Fatih Pusat yang berada di sekitar wilayah Cimanggis, Depok. Kali ini suasananya sedikit berbeda. Biasanya dari Semarang aku hanya berangkat sendiri atau bersama Bpk. Aditya, Penanggung Jawab Cabang Kuttab Al-Fatih Semarang. Tetapi Kali ini aku beragkat bersama Ust Taufik, Lc, Penanggung Jawab Syari'ah Kuttab Al-Fatih Semarang; dan Ust. Syifa, rekan kerjaku yang juga sebagai tenanga pengajar di Kuttab Al-Fatih Semarang.
Hari ini juga aku coba naik kereta yang sedikit berbeda dari biasanya. Aku biasa berangkat dengan menggunakan kereta Menoreh yang berangkat sekitar jam delapan malam. Tapi hari ini aku coba berangkat dengan kereta Jayabaya. Antara Menoreh dan Jayabaya dari sisi kenyamanan tidak jauh berbeda karena sama-sama kerta ekonomi. Hanya saja karena kereta ini berngkat dari Surabaya, para penumpangnya sudah pada lemas dan banyak yang tidur. Biasanya kalau naik Menoreh, orangnya masih segar-segar karena berangkat dari Semarang. Yang agak kurang nyaman dari kereta ini adalah masalah jadwal berangkat dari Semarang karena berangkatnya jam 18.11 wib dan sangat mepet dengan jadwal shalat Maghrib untuk wilayah Semarang. Dengan terpaksa, shalat bisa dilakukan di kereta atau jama' ta'khir ketika nanti sudah sampai di Jakarta.
Perjalanan kali ini merupakan dalam rangka menghadiri pertemua  kepala-kepala Kuttab Al-Fatih Se-Indonesia yang biasanya dilakukan setiap tiga bulan jika tidak ada halangan. InsyaAllah kegiatan akan dilakukan selama dua hari yaitu pada tanggal 14-15 Januri 2015, di daerah Puncak, Cisarua, Bogor. Namun, pertemuan kali ini juga agak sedikit berbeda karena mengundang para penanggung jawab syari'ah dari masing-masing cabang. Setahu saya ini merupakan pertemuan pertama para penanggung jawab syari'ah. Saya yakin besok insya Allah akan banyak ilmu dan pengalaman yang dapat diambil dari mereka sehingga saya sudah tidak sabar untuk menunggu esok.
Yang juga pasti baru dari pertemuan ini adalah akan ada beberapa wajah baru yang menjadi punggawa Kuttab Al-Fatih dari berbagai daerah. Tahun ini hadir empat cabang baru Kuttab Al-Fatih, yaitu Malang, Jombang, Bandung, dan Tangerang setelah sebelumnya ada Depok, Purwakarta, Bekasi, Ceger, Semarang, dan Purwokerto. Aku yakin para kepala kuttab ini adalah orang-orang pilihan yang telah siap untuk bertempur di medan jihad pendidikan. Untuk menjadi kepala kuttab, bukanlah sesuatu yang mudah. Ada banyak rintangan yag akan dihadapi. Namun jika dihadapi dengan baik dan hanya mengharap ridha dari Allah, insya Allah, Ia akan memberi jalan kemudahan.
Dari rundown yang aku dapat, Insya Allah Ust. Muhaimin Iqbal, ketua Yayasan Al-Fatih; dan Ust. Budi Ashari, Lc, pembina Yayasan Al-Fatih juga akan hadir pada acara besok. Bagiku, mereka adalah orang-orang yang sangat inspiratif. Ust. Muhaimin Iqbal, meskipun sudah agak sepuh, tapi semangatnya masayaAllah. Sedangkan ust. Budi Ashari yang masih muda, ilmunya luar biasa. Melalu tangan meraka, Allah memberi jalan sehingga Kuttab Al-Fatih meski masih tiga tahun berjalan tapi efeknya sudah kelihatan di masyarakat.
Semoga perjalanan ini penuh keberkahan dan hanya mengharap ridha dari Allah sehingga dapat memberikan manfaat kepada semua. Wallahul musta'an.
Kereta Jayabaya, Gerbong 1, Nomor kursi 13C.
Selasa, 13 Januari 2015. Pkl. 19.30 WIB.
Share:

Semarang Nol Kilometer

Di awal tahun 2015, tepatnya pada tanggal 01 Januari 2015, saya bersama istri berlibur di kota Semarang. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah pusat Kota Semarang. Namun pada hari tanggal 01 Januari 2015, kondisi di pusat Kota Semarang tersebut cukup memperihatinkan karena padam malam harinya telah dijadikan sebagai tempat konser malam perayaan malam Tahun Baru.
Sebagian besar orang mungkin berfikir bahwa pusat Kota Semarang adalah Simpang Lima atau di Sekitar Tugu Muda. Pendapat itu adalah pendapat yang tidak tepat. Pusat sesungguhnya kota semarang berada di ujung timur Jalan Pemuda dekat dengan Jembatan Berok. Pusat Kota Semarang ditandai dengan sebuah tugu yang berada di tengah taman di antara Gedung Keuangan Negara dan Gedung Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Jawa Tengah. Tugu tersebut dinamai dengan Tugu Semarang Nol Kilometer.
Ketika Anda sedang dalam perjalanan menuju Kota Semarang, barangkali Anda sering melihat penanda sebagai penunjuk jarak menuju kota. Misalnya SMG 30KM, artinya jarak dari tempat tersebut adalah sejauh 50 km menuju pusat kota semarang yang berada di Semarang Nol Kilometer.
Yang mungkin juga tidak terpikir oleh kita adalah bahwa fungsi lain dari penanda ini adalah untuk memudahkan orientasi seseorang yang berada di dalam kota. Penomoran jalan sesungguhnya berpatokan pada titik nol kilometer tersebut. Semakin dekat dengan tugu, nomor jalan semakin kecil; semakin jauh dengan tugu berarti nomornya semakin jauh. Namun sekarang, sistem penomoran ini hampir sudah tidak dianut lagi.
Sayang, Tugu Semarang Nol Kilometer ini rasanya kalah pamor dibandingkan dengan objek-objek lain di Kota Semarang sehingga tidak banyak diperhatikan orang. Pemerintah menandai pusat sesungguhnya Kota Semarang hanya dengan sebuah tugu mungil setinggi + 2 meter pada sebuah taman berukuran kecil. Atap tugu tersebut dibuat berbentuk joglo, dan keempat sisinya berhiaskan lambang Kota Semarang, dan bagian bawah terdapat tulisan “Semarang Nol Kilometer” dengan warna emas.        
Tugu Semarang Nol Kilometer merupakan salah satu situs bersejarah Kota Semarang meskipun tugu tersebut tidak diketahui secara pasti kapan pembuatannya. Namun tenda itu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, sekitar tahun 1906. Penentuan itu mengacu pada tradisi Eropa yang dianut Pemerintah Belanda yang menjadikan kantor pos sebagai sentrum kota. Dan Tugu Semarang Nol Kilometer ini berada di ujung Jalan Pemuda, tempat Kantor Pos Besar Kota Semarang berada.
Tidak jauh dari Tugu Semarang Nol Kilometer ke arah Timur Laut terdapat banyak situs bersejarah yang sayang untuk dilewatkan. Tidak Jauh dari tugu terdapat Kali Berok yang tempo doeloe digunakan sebagai jalur pelayaran kapal-kapal barang sehingga bisa memasuki kota. Setelah menyeberangi jembatan Kali Berok, Anda dapat menikmati pemandangan bangunan-bangunan lawas yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda. Kawasan tersebut dikenal dengan Kota Lama yang merupakan pusat Kota Semarang tempo doeloe.
Dari Tugu Semarang Nol Kilometer ke arah Tenggara terdapat Pasar Johar yang merupakan pusat perbelanjanaan tradisional Kota Semarang. Pasar Johar pada tempo doeloe merupakan alun-alun Kota Semarang namun sekarang telah tergusur dengan keberadaan pasar tersebut. Pasar Johar juga berdampingan dengan Masjid Agung Semarang atau Masjid Besar Kauman yang pada masanya digunakan sebagai pusat penyebaran agama Islam di Semarang. Masjid ini dibangun oleh Ki Ageng Pandanaran, pada awal ke-16 sebagai pusat penyebaran Islam di Semarang.
Semarang, 04 Januari 2015.
Share:

Tempat Wisata Kota Semarang



Semarang adalah ibukota dari Provinsi Jawa Tengah dan juga merupakan kota terbesar ke-5 di Indonesia. Walaupun tidak seterkenal kota wisata lain, Semarang memiliki banyak tempat wisata menarik. Berikut beberapa tempat yang sayang untuk dilewatkan bagi Anda yang melancong ke Semarang, atau bagi warga Kota Semarang yang ingin mengenal Semarang lebih dekat.
1. Pantai Maron
Berlokasi hanya beberapa ratus meter di utara Bandara Ahmad Yani Semarang, Pantai Maron adalah salah satu tempat wisata di Semarang yang ada di sebelah barat. Pantai Maron menawarkan keindahan pantai yang eksotis sehingga ramai dikunjungi wisatawan sekitar Semarang pada akhir pekan. Apabila anda ingin berkunjung ke Pantai Maron, perlu di ingat bahwa jalan menuju tempat ini masih terbuat dari tanah yang dipadatkan, sehingga apabila hujan jalanan tersebut akan menjadi licin. Harga tiket masuk Pantai Maron adalah 3,000 Rupiah.
2. Lawang Sewu
Lawang Sewu adalah nama sebuah gedung kuno di kota Semarang. Dibangun pada tahun 1904 oleh Belanda, Lawang Sewu dulunya berfungsi sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda. Nama Lawang Sewu yang berarti seribu pintu berasal dari bentuk bangunannya yang mempunyai banyak pintu dan jendela. Yang menarik dari Lawang Sewu adalah suasana mistisnya yang dilengkapi dengan arsitektur megah khas jaman dahulu. Gedung Lawang Sewu juga mempunyai lantai bawah tanah yang dulunya difungsikan sebagai penjara. Harga tiket masuk Lawang Sewu adalah 10,000 Rupiah.
3. Taman Lele
Kampoeng Wisata Taman Lele adalah salah satutempat wisata di Semarang yang cocok untuk mengisi waktu liburan keluarga. Dengan luas lebih dari 2 hektar, Kampoeng Wisata Taman Lele mempunyai berbagai macam fasilitas penunjang rekreasi keluarga. Fasiltias yang dimiliki Kampoeng Wisata Taman Lele yaitu kolam renang, danau buatan, kebun binatang kecil, taman bermain anak, gazebo, penginapan, dan tempat pertunjukan. Jalan Walisongo, harga tiket masuk Kampoeng Wisata Taman Lele adalah 2,000 Rupiah pada hari Senin sampai dengan Sabtu, dan 3,500 Rupiah pada hari minggu.
4. Pantai Marina
Pantai Marina merupakan sebuah pantai kecil di sebelah utara kota Semarang. Berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Pantai Marina adalah tempat wisata di Semarang yang paling disukai untuk kegiatan lari pagi atau jogging. Pantai yang terletak di sebuah perumahan ini mempunyai fasilitas kolam renang, speed boat, ski air, dan taman bermain anak-anak. Bersepeda di sekitar Pantai Marina juga sangat menyenangkan karena suasananya yang sepi dan sejuk dengan pepohonan.
5. Pantai Tirang
Pantai Tirang adalah sebuah pantai biru dan bersih yang berlokasi dekat dengan bandara Ahmad Yani Semarang. Berjarak sekitar 5 KM dari Pantai Marina, Pantai Tirang  merupakan pantai favorit para pemancing ikan kakap putih dan ikan kerapu. Selain itu, di Pantai Tirang juga terdapat hutan bakau yang menarik untuk dilihat. Pantai Tirang cocok untuk anda yang lebih menyukai suasana pantai yang sepi.
6. Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah yang berlokasi di kota Semarang, tepatnya di Jalan Gajah Raya. Gajah Raya adalah salah satu masjid termegah di Indonesia yang banyak dikunjungi bukan hanya untuk beribadah saja, melainkan untuk kegiatan wisata juga. Diresmikan pada tahun 2006, Masjid Agung Jawa Tengah yang memiliki luas lebih dari 7,500 meter persegi ini mampu menampung sekitar 16,000 jamaah. Selain bangunan utama masjid, di Masjid Agung Jawa Tengah juga terdapat berbagai fasilitas lain seperti ruang akad nikah, auditorium, perpustakaan, penginapan, museum budaya Islam, kafe, toko cenderamata, kereta kelinci, tempat bermain anak-anak, dan lain-lain.
7. Air Terjun Kali Pancur
Air Terjun Kali Pancur adalah salah satu tempat wisata di Semarang yang paling terkenal untuk kategori tempat wisata alam. Air Terjun Kali Pancur yang berlokasi di Desa Nogosaren, Semarang, ini mempunyai ketinggian air terjun sekitar 150 meter , dihiasi bebatuan alam yang ditumbuhi pepohonan hijau, dan memiliki beberapa goa walet . Sebelum anda datang berkunjung ke tempat wisata Air Terjun Kali Pancur, saya sarankan siapkan terlebih dahulu badan anda dan istirahatlah yang cukup karena anda kan melewati sekitar 900 anak tangga yang cukup melelahkan untuk dapat menikmati keindahan Air Terjun Kali Pancur.
8. Pagoda Buddhagaya Watugong
Pagoda Buddhagaya Watugong adalah pagoda dengan ketinggian lebih dari 45 meter dan merupakan pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda Buddhagaya Watugong yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan tempat ibadah pemeluk agama Budha sekaligus tempat wisata di Semarang yang menarik untuk dikunjungi karena keunikan dan keindahan bentuk bangunannya.
9. Taman Rekreasi Wonderia
Taman Rekreasi Wonderia yang berlokasi di Jalan Sriwijaya adalah sebuah tempat wisata di Semarang yang buka sejak tahun 2007. Taman Rekreasi Wonderia mempunyai banyak permainan menarik dan menyenangkan seperti Boom Boom Car, Kiddy Boat, Super Rally, Ghost House, Space Gyro, Merry Go Round, dan Typhoon Coaster sehingga sangat cocok untuk anda yang mempunyai anak kecil. Harga tiket masuk Taman Rekreasi Wonderia adalah 5,000 Rupiah.
10. Tugu Semarang Nol Kilometer
Tugu Semarang Nol Kilometer merupakan salah satu situs bersejarah Kota Semarang meskipun tugu tersebut tidak diketahui secara pasti kapan pembuatannya. Namun tenda itu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, sekitar tahun 1906. Penentuan itu mengacu pada tradisi Eropa yang dianut Pemerintah Belanda yang menjadikan kantor pos sebagai sentrum kota. Dan Tugu Semarang Nol Kilometer ini berada di ujung Jalan Pemuda, tempat Kantor Pos Besar Kota Semarang berada.
11. Goa Kreo
Goa Kreo adalah sebuah goa yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Mesjid Agung Demak . Ketika itu menurut legenda Sunan Kalijaga bertemu dengan sekawanan kera yang kemudian disuruh menjaga kayu jati tersebut. Kata “Kreo” berasal dari kata Mangreho yang berarti peliharalah atau jagalah. Kata inilah yang kemudian menjadikan goa ini disebut Goa Kreo dan sejak itu kawanan kera yang menghuni kawasan ini dianggap sebagai penunggu.
12. Klenteng Sam Poo Kong
Klenteng Sam Poo Kong adalah legacy dari Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah Islam asal Tiongkok, ketika berada di Jawa, khususnya Semarang pada abad ke-14 Masehi. Ornamen Tiongkok lebih dominan menghiasi klenteng ini dibandingkan dengan ormanen Islam. Untuk dapat memutari klenteng ini, Anda harus membayar harga tiket Klenteng Sam Poo Kong (Cheng Ho) sebesar Rp 3 ribu per orang, atau Rp 15 ribu untuk turis mancanegara.
13. Museum Ronggowarsito
Museum Ronggowarsito berada di sekitar bundaran Kalibanteng(tak jauh dari bandara Ahmad Yani Semarang). Anda dapat menjumpai museum provinsi ini di Jln. Abdulrahman Saleh, Semarang. Museum Ranggawarsita memiliki 59.814 buah koleksi, terhimpun dari berbagai macam zaman dan kebudayaan. Jika Anda ingin memasuki museum ini, maka harga tiket masuk museum Ronggowarsito adalah sebesar Rp 4 ribu per orang (dewasa) atau Rp 2 ribu (anak-anak). Tersedia 4 buah bangunan dalam museum ini, masing-masing memiliki koleksi sejarah yang berbeda.
14. Kota Lama Semarang
Kota Lama adalah salah satu tempat wisata di Semarang di mana Anda dapat menemukan rekaman tata bangun wilayah berarsitektur Eropa yang ada di tempat ini. Di Kota Lama, Anda dapat melihat kanal-kanal air yang masih ada hingga kini. Itulah sebab mengapa kawsan Kota Lama mendapat julukan “Little Netherland”. Landmark paling menarik di kawasan ini adalah Gereja Blenduq, sebuah bangunan berusia lebih dari 2.5 abad. Kata blenduq berasal dari bahasa Jawa, yang berarti kubah, merujuk pada kubah gereja ini. Atapnya yang melengkung dan berwarna merah terasa kontras dengan dindingnya yang bercat putih. Empat pilar kokoh dan menara kembarnya yang khas di bagian depan membentuk ciri khas gereja yang satu ini. Gereja Blendug adalah ikon kota Semarang dan selalu merupakan destinasi favorit di Semarang bagi para penikmat sejarah dan pecinta fotografi yang ada di Indonesia.
15. Komplek Pecinan Semarang
Di Komplek Pecinan, Anda dapat menyaksikan suasana khas Tiongkok yang hidup di tengah kota Semarang. Dalam kompleks ini, terdapat banyak klenteng. Ada 11 klenteng besar di Semarang, 10 di antaranya terdapat di kawasan Pecinan. Masing-masing klenteng mempunyai nilai historis tersendiri. Keberadaan komplek Pecinan ini membuat keberadaan wisata kota Semarang menjadi semakin semarak.
16. Jalan Pahlawan Semarang
Jalan Pahlawan adalah salah satu jalan terbesar di Semarang. Jalan ini salah satu penghubung menuju Simpang Lima. Di malam hari, jalan ini menjadi kawasan wisata baru yang ramai dengan pengunjung, terlebih di akhir pekan. Anda dapat menemukan banyak jajanan di sepanjang jalan ini. saran : bawalah uang receh yang banyak
17. Pasar Rakyat Simpang Lima
Salah satu land mark kota Semarang adalah kawasan Simpang Lima.  Lapangan ini memang terletak di jantung kota. Disebut Simpang Lima karena berada di tengah-tengah persimpangan Jl Pandanaran, Jl Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ahmad Dahlan, dan Jalan Pahlawan. Berkembangnya fungsi Simpang Lima menjadi alun-alun merupakan saran Presiden pertama Republik Indonesia yang menyarankan pengadaan alun-alun di Semarang sebagai ganti dari Kanjengan. Alun-alun yang dimiliki Semarang sejak masa pemerintahan Adipati Semarang yang pertama itu telah berubah fungsi menjadi pusat perbelanjaan. Karena itu, kawasan ini tetap diamsukan dalam daftar wisata semarang.
18. Hutan Tinjomoyo
Hutan Tinjomoyo adalah hutan wisata yang terletak di Kelurahan Tinjomoyo, Semarang. Ratusan pepohonan tumbuh subur di sana. Lebih dari 200 jenis terpelihara. Anda akan mendapati pemandangan alami khas desa jika berkunjung ke hutan seluas 57,5 hektar ini. Hutan Tinjomoyo memiliki keanekaragaman pepohonan, seperti mahoni, jati, akasia, asem londo, ketepeng, mangga, kelengkeng, matoa, nangka, dan masih banyak lainnya, memang telah beralih fungsi. Jika dulu menjadi destinasi wisata, sekarang fungsinya lebih sebagai paru-paru kota dan daerah resapan air.
19. Kebun Binatang Mangkang
Kebun binatang ini terletak di perbatasan Semarang-Kendal. Tempat yang dibuka pada Februari 2007 ini dibangun untuk menggantikan kebun binatang Tinjomoyo Semarang yang dianggap sudah tak representative lagi. Lokasi baru ini diharapkan membuat jumlah pengunjung semakin bertambah karena aksesnya lebih mudah dicapai. Sebab, Bonbin ini terletak di pinggir jalan. Kebun Binatang ini, sekarang sudah memiliki sekitar 150 ekor hewan yang terdiri dari 40 jenis spesies. Ada Ular, Rusa, Gajah, Orangutan, Harimau.
20. Tugu Muda
Kawasan Tugu Muda dulu hanya bundaran biasa. Tapi cobalah tengok sekarang. Sejak dipugar tahun 2008, Tugu Muda jadi tempat dolan yang amat menyenangkan. Bukan hanya karena taman di sekitarnya kini tampak rapi, semburan air mancur membuat tempat ini amat romantis di malam hari. Apalagi, Tugu Muda kini juga diterangi lampu besar di empat titik yang mengelilinginya.
21. Museum Mandala Bakti
Museum Mandala Bhakti terletak di Jalan Soegijapranto nomor 1, persis berseberangan dengan Tugu Muda. Museum ini mengoleksi benda-benda bersejarah yang ada kaitannya dengan riwayat Kodam Diponengoro (Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta).
22. Bukit Gombel
Taman Tabanas yang lebih akrab disebut Gombel memberi kesempatan pada Anda menikmati view Semarang. Berkunjunglah pada malam hari, maka anda bisa menikmati pemandangan kota yang gemerlap. Dari sana Anda bisa menikmati pemandangan Kota Semarang, dari Jatingaleh sampai Tanjung Emas. Lampu jalanan terlihat mengular, lampu kendaraan berjalan pelan seperti menyemut. Karena terletak di kawasan atas, Taman Tabanas Gombel terasa lebih sejuk. Tidak heran jika pada malam hari tempat ini banyak digunakan pasangan muda atau keluarga bersantai ria.
23. Water Blaster
Water Blaster Semarang Graha Candi Golf adalah wahana permainan air pertama di Semarang. Wahana permainan yang lengkap membuat objek wisata ini langsung menjadi andalan rekreasi keluarga warga Semarang. Setidaknya ada delapan unit wahana air yang ada di water blaster semarang ini. Semua itu dilengkapi sarana penunjang yang aman, termasuk ruang pertemuan berbentuk kapal pesiar yang bisa digunakan untuk rapat hingga kapasitas 150 orang. Semua itu patut anda pertimbangkan jika berencana menikmati wisata Semarang.
24. Stasiun Tawang
Stasiun Tawang  adalah satu di antara dua stasiun kereta yang berada di Semarang. Stasiun ini mengangkut penumpang yang akan naik kereta bisnis dan eksekutif. Stasiun Tawang berada di bagian utara Kota Lama, tepatnya di jalan Taman Tawang nomor 1, Semarang, Telepon: (024)3544544. Dulu Stasiun Tawang dibangun untuk menggantikan fungsi Stasiun Tambaksari di Pengapon yang dinilai tidak dapat memenuhi kebutuhan jumlah pengguna. Itu lantara pada 1870 jalur kereta Semarang-Solo-Yogyakarta selesai dibangun sehingga jumlah penumpang semakin banyak
25. Masjid Menara (Layur)
Masjid Layur merupakan salah satu bangunan kuno berupa masjid tua di kota Semarang ini disebut pula Masjid Menara Kampung Melayu. Lokasi Masjid Layur ini mudah dijangkau, dari Pasar Johar ke arah Kota Lama melalui Kantor Pos Besar jalan Pemuda, sebelum Jembatan Berok belok kiri. Bangunan masjid sendiri tidak bergaya Arab, tetapi memiliki lebih banyak unsur lokal. Lantai bangunan setangkup tersebut dinaikkan dan hanya dapat dicapai dengan tangga yang terdapat pada sisi muka. Walaupun sudah dimakan usia namun masjid ini masih kokoh dan masih digunakan oleh masyarakat sekitar untuk beribadah. Sampai sekarang masjid ini masih terus dirawat oleh yayasan masjid setempat sebagai upaya pelestarian sejarah dan sebagai masjid tua kebanggaan Kota Semarang. GPS Waypoint: 6°57’57.53″S (Latitude) 110°25’19.78”E (Longitude)
26. BSB (Bukit Semarang Baru)
BSB City sebagai kota satelit (suburb) terbesar di Semarang, kini lebih mudah dijangkau dari semua akses. Dengan telah dibangunnya jalan Jrakah - Ngaliyan - Mijen, dan sedang dalam proses jalan Manyaran - Mijen serta Mijen - Mangkang semakin mempermudah masyarakat untuk mencapai kawasan BSB City, karena lebar jalan ROW 26 (6 jalur). BSB City mempunyai konsep berwawasan lingkungan serta memiliki keunggulan lokasi yaitu panorama alam danau BSB, Gunung Ungaran, Sindoro dan Sumbing, yang dapat dijadikan sebagai tempat bersantai, berkarya dan bersuka ria. Lokasi ini berada di atas ketinggian + 200 - 250 meter di atas permukaan laut, sehingga menjadi jaminan seumur hidup sebagai kawasan yang bebas banjir. Di samping itu BSB City berlokasi tidak jauh dari waduk Jatibarang yang rencananya akan dibangun seluas + 300 Ha sebagai obyek wisata, sehingga dapat menimbulkan pertumbuhan ekonomi bagi lingkungan di sekitarnya.
27. Simpang Lima
Simpang Lima Semarang adalah sebuah lapangan yang berada di pusat kota Semarang. Lapangan ini disebut juga Lapangan Pancasila. Simpang lima merupakan pertemuan dari lima jalan yang menyatu, yaitu Jl. Pahlawan, Jl. Pandanaran, Jl. Ahmad Yani, Jl. Gajah Mada dan Jl A Dahlan. Di sekitarnya berdiri hotel-hotel berbintang dan pusat perbelanjaan. Diantaranya Hotel Ciputra, Hotel Horison, Hotel Graha Santika, Mall Ciputra, E Plaza, Plaza Simpang Lima, Ramayana. Lapangan ini merupakan pusat keramaian warga Semarang setiap hari Sabtu-Minggu. Terutama pada hari minggu pagi tempat ini hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan bersepeda.
28. Taman KB
Taman KB yang terletak di Jalan Menteri Soepeno Kota Semarang tepat di depan SMA 1 Semarang merupakan salah satu taman yang ada di jantung Kota Semarang yang masih menarik bagi sebagian masyarakat untuk dijadikan sebagai tempat untuk sekedar bersantai sejenak melepas kepenatan dari rutinitas kerja sehari-hari. Di Taman KB yang banyak ditumbuhi pepohonan senantiasa memberi kenyamanan tersendiri dengan semilirnya angin yang menjadikan suasana menjadi adem dan nyaman.
29. Masjid Kauman / Masjid Agung Semarang
Masjid Kauman termasuk dalam daftar masjid tua di tanah Jawa. Letaknya berdekatan denganPasar Johar, Semarang. Dahulu,  kompleks ini merupakan alun-alun tempat berkumpul warga Semarang. Hingga saat ini, bangunan Masjid Kauman tetap berdiri kokoh meskipun lingkungan jalan di sekitarnya telah padat dengan kios, pedagang kaki lima, dan tempat angkot menunggu penumpang. Masjid Kauman didirikan pada awal abad ke-16. Pendiri masjid itu ialah Kiai Ageng Pandanaranyang kemudian mendirikan masjid lagi di sekitar Bubakan, yang menjadi tempat kabupaten setelah hijrah akibat pemberontakan orang-orang China yang dikenal dengan Perang Semarang (1742)
30. Pasar Johar
Kawasan Perdagangan Johar merupakan area pusat jual-beli di Kota Semarang yang terkenal dengan kelengkapan komoditinya dan menjadi salah satu pusat destinasi belanja masyarakat Semarang. Kawasan ini terletak pada pusat Kota Semarang, kecamatan Semarang Tengah, kelurahan Kauman. Terletak pada Bagian Wilayah Kota I Kota Semarang, Kawasan Perdagangan Johar memiliki dominansi aktivitas komersial/perdagangan dengan beberapa guna lahan permukiman. Berada pada pusat kota, di antara Tugu MudaSimpang Lima, serta dekat dengan Kota Lama Semarang, menjadikan kawasan ini potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.
31. Dan Lain – Lain, akan terus diperbaharui.
(dari berbagai sumber) 
Share: