Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

~ InspirAzis ~

Menulis dengan Hati, Menyeru dengan Hikmah

Cinta Kepada Rasul


Alhamdulillah.. Segala puji hanya apantas dipersembahkan kepada Allah SWT. Yang telah mengirimkan para nabi dan rasul ke muka bumi ini sebagai jalan hidayah dan pemberi kabar gembira bagi alam semesta. Shalawat dan salam semoda selalu dapat kita sanjungkan kepada Rasulullah SAW sebagai salah satu bukti cinta kita kepada Beliau.
Saudaraku yang aku sayangi.. Rasulullah telah wafat sekitar 15 abad yang lalu, namun namanya senantias melekad di hati sanubari kita. Dalam setiap shalat, kita senantiasa bersholawat kepada beliau. Terlepas dari apakah itu sebuah rukun dalam shalat, namun hal itu akan senantiasa mengingatkan kita kepada sesosok pejuang Islam yang telah berhasil mendakwahkan Islam kepada umat manusia ke seluruh penjuru dunia melalui tangan-tangan ulama. 
Sebagai seorang muslim, hendaklah cinta kita yang kedua dipersembahkan sepenuhnya kepada Muhammad Rasulullah setelah cinta pertama kita, Allah SWT. Kecintaan kita terhadap Rasul merupakan buah iman kita sebagai orang yang beriman. Karena tidaklah dikatakan beriman di antara kita sehingga Allah dan Rasul-Nya lebih kita kasihi daripada yang lain dari keduanya. 
Barangkali muncul di benak kita, bagaimana kita mencintai Rasul sedangkan beliau sudah meninggal sejak 15 abad yang lalu?. Bahwa pada diri Rasul itu merupakan teladan yang baik bagi kita. Sebagai tahapan awal barangkali kita bisa mencontoh dari tampilan fisik beliau di samping kita juga harus mencontoh sifat-sifat beliau.
Saudaraku.. namun kita tidak akan bisa menjadi umat Islam yang baik jika kita tidak mengerti banyak tentang perihal beliau. Menjadi sebuah kebutuhan bagi kita untuk belajar banyak tentang Rasulullah. Ada banyak cara yang bisa ditempuh baik dengan membaca buku-buku tentang Rasul maupun mengikuti kajian-kajian ke-Islaman. Dengan mengenal beliau lebih banyak maka kecintaan kita juga akan semakin kuat sehingga kita menjadi muslim yang baik. wallahu a’lam bishowab
Share:

0 Comments:

Posting Komentar